Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Lapangan Bhuana Patra Buleleng Menuju Fasilitas Publik Modern, Butuh Tambahan Anggaran Rp4 Miliar

Dian Suryantini • Sabtu, 18 Januari 2025 | 17:20 WIB
Fasilitas jogging track yang dibangun Pemkab Buleleng di Lapangan Bhuana Patra Singaraja.
Fasilitas jogging track yang dibangun Pemkab Buleleng di Lapangan Bhuana Patra Singaraja.

BALIEXPRESS.ID- Proyek penataan Lapangan Bhuana Patra di Kabupaten Buleleng, Bali belum sepenuhnya rampung.

Pemasangan paving belum tergolong rapi sesuai dengan design yang diajukan.

Masih banyak fasilitas lain yang rencananya dibangun untuk mendukung keberadaan jogging track di lapangan Bhuana Patra, Singaraja.

Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Gede Suyasa, mengungkapkan bahwa tahap pertama, berupa pavingisasi jogging track, telah diselesaikan dengan anggaran Rp1 miliar yang bersumber dari APBD Buleleng.

Untuk menyelesaikan seluruh proyek sesuai rencana, masih dibutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp 3-4 miliar.

“Selanjutnya untuk lintasan jogging track yang kini lebarnya 5 meter nanti akan dilengkapi fasilitas lain. Tahapan dan program lainnya nanti diharapkan dapat dilanjutkan oleh bupati terpilih setelah dilantik,” ujarnya, Jumat (17/1/2025).

Lapangan Bhuana Patra yang kini ramai dimanfaatkan masyarakat sebagai area jogging, direncanakan akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum lainnya.

Berdasarkan rancangan awal dan Detail Engineering Design (DED), penataan ini mencakup lintasan khusus penyandang disabilitas selebar dua meter yang akan dibangun di sisi jogging track.

Selain itu, lapangan ini juga akan memiliki pojok lansia, area bermain anak-anak, dinding mural, skatepark, serta angkringan dengan desain seragam untuk meningkatkan estetika.

“Antusiasme masyarakat yang menggunakan jogging track saat ini menunjukkan bahwa Buleleng memerlukan fasilitas olahraga yang lebih beragam dan kreatif,” tambah Suyasa.

Dengan berbagai fasilitas yang direncanakan, Lapangan Bhuana Patra diharapkan menjadi ruang publik yang inklusif dan dapat dinikmati oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia.

Untuk merealisasikan seluruh rencana tersebut, diperlukan anggaran tambahan sebesar Rp 4 miliar.

Dana ini akan digunakan untuk melengkapi berbagai fasilitas serta memastikan bahwa desain angkringan dibuat seragam sehingga menciptakan suasana yang lebih rapi dan estetis.

“Jika semua fasilitas ini terwujud, Lapangan Bhuana Patra akan menjadi pusat olahraga, rekreasi, dan seni yang tidak hanya menarik bagi warga lokal, tetapi juga wisatawan,” jelas Suyasa. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #lapangan bhuana patra #buleleng