BALIEXPRESS.ID – Polres Klungkung kembali menggelar program Jumat Curhat, sebuah kegiatan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, kritik, maupun saran, dengan tujuan menemukan solusi terbaik.
Kali ini, kegiatan berlangsung di SMA 1 Semarapura, Jalan Flamboyan No.63, Semarapura Klod, Klungkung, pada Jumat (24/1).
Kapolres Klungkung AKBP Alfons W. P. Letsoin, hadir langsung dalam kegiatan ini, didampingi Kapolsek Klungkung Kompol I Gusti Putu Dharmanatha, serta sejumlah pejabat utama Polres Klungkung. Turut hadir pula Kepala Sekolah SMA 1 Semarapura, I Putu Sudibawa, beserta jajaran guru dan siswa.
Kegiatan diawali dengan penampilan Bondres Presisi Polres Klungkung yang memukau para peserta. Kepala sekolah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Jumat Curhat di SMA 1 Semarapura. Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan wawasan baru bagi siswa untuk terus berinovasi dan berprestasi.
Kapolres Klungkung dalam arahannya mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem. “Jika tidak terlalu penting, lebih baik hindari aktivitas di luar rumah saat cuaca buruk,” ujarnya.
Ia juga memuji SMA 1 Semarapura sebagai sekolah unggulan di Kabupaten Klungkung yang memiliki moto inspiratif, yaitu Cerdas, Disiplin, Berkualitas, Sida Sidhi Pradnyan Wicaksana.
Dalam sesi dialog, siswa dan guru menyampaikan sejumlah pertanyaan, seperti langkah polisi menangani kasus bunuh diri, solusi terkait pengendara di bawah umur, hingga upaya pemberantasan narkoba, pinjaman online ilegal, dan judi online.
Selain itu, mereka juga menanyakan persyaratan menjadi anggota Polri serta cara polisi merespons isu-isu viral yang melibatkan oknum kepolisian.
Pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh pejabat Polres Klungkung sesuai bidang masing-masing. Kabag SDM menjelaskan mekanisme rekrutmen anggota Polri, sementara Kasat Lantas, Kasat Narkoba, dan Kasat Reskrim memberikan penjelasan terkait isu-isu lainnya.
Kapolres Klungkung juga memberikan perhatian khusus pada tingginya kasus bunuh diri. Ia menekankan bahwa masalah tersebut sering dipicu oleh tekanan mental, persoalan asmara, hingga bullying. “Pendekatan dengan keluarga, bimbingan dari tokoh agama, dan dukungan teman-teman dekat sangat penting untuk mencegah hal ini,” tegasnya.
Di akhir kegiatan, Polres Klungkung menyerahkan bingkisan dalam program Jumat Berkah sebagai bentuk apresiasi dan dukungan bagi siswa serta pihak sekolah. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana