Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Atlas Akui Tampilkan Visual Mirip Dewa Siwa diiringi Musik Dj

Putu Resa Kertawedangga • Senin, 3 Februari 2025 | 21:40 WIB

VIRAL : Visual yang mirip Dewa Siwa yang ditampilkan di Atlas Super Club, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara.
VIRAL : Visual yang mirip Dewa Siwa yang ditampilkan di Atlas Super Club, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara.

BALIEXPRESS.ID - Beredar video adanya pemutaran visual diduga mirip Dewa Siwa yang berlangsung di Atlas Beach Club.

Cupilkan videonya pun viral di media sosial, lantaran dengan musik kencang lengkap dengan Dj.

Seolah hal ini pun telah menistakan simbol Agama Hindu di Bali.

Baca Juga: Visual Mirip Dewa Siwa Muncul di Atlas, Dewan Badung Geram

Koran ini pun langsung menghubungi pihak dari Atlas Beach Club.

Dari penuturan Media Relation Atlas Bech Club, Bayu Adi visual yang viral di media sosial memang benar diputar di atas panggung Atlas.

Hanya saja ia tidak memastikan visual tersebut memang Dewa Siwa atau tidak.

Baca Juga: Pj Bupati Klungkung Resmikan Layanan Dialisis dan Gedung Instalasi Gizi di RSUD Gema Santi Nusa Penida

Sebab ada dugaan visual tersebut sebatas karya seni.

Sehingga dirinya belum memberikan kepastian atas visual yang diviralkan tersebut.

“Memang benar adanya, tapi kami masih menunggu konfirmasi  untuk visual tersebut, apakah memang Dewa Siwa atau sebatas karya seni,” ujar Bayu.

Baca Juga: Empat Orang Belum Kembalikan Kerugian Negara, Tersangka Kasus Korupsi BUMDes Dawan Kaler Berpotensi Bertambah

Meski demikian, Bayu mengaku, visual yang ditampilkan saat pemutaran musik Dj adalah sebagai bentuk apresiasi seni.

Bahkan diakui visual tersebut twrinspirasi dari kultur budaya Bali.

Pihaknya pun mencontohkan hal tersebut sering dilakukan di luar Indonesia.

“Contoh, Goa Trance yang orisinilnya berasal dari kultur India dan kini sudah mendunia,” ucapnya.

Hanya saja Bayu menerangkan, tidak ada maksud penyalahgunaan, pencemaran, pelecehan, dan/atau penistaan dalam karya tersebut.

Disinggung terkait waktu pemutaran, pihaknya tidak memberikan jawaban.

Bahkan ia tidak memastikan pemutaran dilakukan di Atlas Beach Club atau W Super Club.

“Karya visual yang dipakai untuk tempat hiburan malam dengan memakai atribut, elemen, dan/atau unsur kultur dari tempat tertentu sudah banyak dilakukan oleh nightclub lain di berbagai negara,” jelasnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#bali #viral #hindu #dewa siwa #atlas