Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

DPRD Buleleng Pastikan Tidak Ada Koloni Rusia di Desa Pancasari, Tidak Ditemukan Investor Asing

Wiwin Meliana • Selasa, 4 Februari 2025 | 18:34 WIB

DPRD Buleleng cek lahan yang disebut digunakan untuk membangun koloni Rusia di Desa Pancasari
DPRD Buleleng cek lahan yang disebut digunakan untuk membangun koloni Rusia di Desa Pancasari

BALIEXPRESS.ID– Isu mengenai keberadaan koloni Rusia di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, yang beredar di media sosial, khususnya TikTok, akhirnya mendapat klarifikasi.

Pada Senin (3/2/2025), Komisi I DPRD Buleleng melakukan kunjungan lapangan ke Desa Pancasari untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Baca Juga: KABAR BAIK! Presiden Prabowo Beri Instruksi Pengecer Boleh Jual LPG 3 Kg Per Hari Ini

Kunjungan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Buleleng, Kadek Widana.

Sebelum melakukan pengecekan lapangan, DPRD Buleleng mengadakan pertemuan dengan pihak terkait di Kantor Perbekel Pancasari.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Buleleng, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Buleleng, Kantor Pertanahan Buleleng, serta PT Sarana Buana Handara, pengelola Hotel Bali Handara.

Dalam pertemuan itu, terungkap bahwa tidak ada koloni Rusia di Desa Pancasari. Bahkan, tidak ada investor asing yang menanamkan modal di wilayah ini.

Baca Juga: Longsor Terjang Desa Tambakan Buleleng, Ini Daftar Kerusakan yang Ditimbulkan

Penata Kelola Penanaman Modal pada DPMPTSP Buleleng, Putu Sandra Paramitha Dewi, menjelaskan bahwa setiap investor asing yang berinvestasi di Bali pasti melalui koordinasi dengan DPMPTSP Bali dan terdaftar dengan jelas.

Ia juga menelusuri Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dimiliki oleh Hotel Bali Handara, dan hasilnya menunjukkan bahwa perusahaan tersebut masih merupakan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), tanpa adanya perubahan status.

Perbekel Pancasari, Wayan Komiarsa, juga menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada investasi asing yang terdaftar di desanya, baik itu melalui perusahaan maupun perorangan.

"Jika ada investasi asing, itu pasti terdata, tetapi sejauh ini yang terdaftar adalah Bali Handara dan Bali Farm House, keduanya adalah WNI," katanya.

Baca Juga: Dinilai Susahkan Rakyat Kecil, Niluh Djelantik Minta Pemerintah Revisi Kebijakan Gas LPG 3 Kg

Manajer Operasional Bali Handara, Mudi, turut membantah isu tersebut dan mengungkapkan bahwa perusahaan mereka selalu memberi penjelasan kepada aparat keamanan mengenai struktur kepemilikan yang sepenuhnya dimiliki oleh WNI. Menurut Mudi, perusahaan saat ini sedang fokus pada perpanjangan HGB untuk lahan seluas 6,7 hektare di Desa Pancasari, yang masa berlaku sertifikatnya sudah berakhir pada tahun 2012.

Wakil Ketua DPRD Buleleng, Kadek Widana, menegaskan bahwa pihaknya melakukan kunjungan ini untuk menelusuri isu yang berkembang di media sosial.

"Isu kampung Rusia itu sudah jelas hoaks. Kami sudah cek langsung dan tidak ada koloni Rusia di Pancasari," ujar Widana.

Dengan klarifikasi ini, DPRD Buleleng berharap masyarakat tidak lagi terpengaruh oleh isu yang tidak berdasar tersebut dan memastikan bahwa Desa Pancasari tetap aman dan kondusif.

 

Editor : Wiwin Meliana
#Rusia #pancasari #Koloni #dprd buleleng