BALI EXPRESS.ID – Sebuah pohon tua yang telah berdiri selama ratusan tahun tumbang dan menimpa bangunan suci di Pura Puseh Desa Adat Susut, Buahan, Payangan, Gianyar.
Kejadian ini terjadi pada Kamis (6/2) sekitar pukul 10.00 WITA, dipicu oleh angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
Pohon berukuran besar itu menimpa bale peselang, bale gong, dan candi di Pura Bale Agung, menyebabkan kerusakan parah, terutama pada bagian atap bangunan.
Menurut Bendesa Adat Susut, I Ketut Kumaranatha, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh dua warga setempat, I Made Darnata dan I Wayan Jaga, yang mendengar suara gemuruh dari arah pura.
"Mereka segera melaporkan kejadian ini kepada prajurut (pihak adat)," ujar Kumaranatha.
Proses evakuasi pohon dilakukan pada Kamis pagi sekitar pukul 08.00 WITA, setelah dilaksanakan ritual matur piuning sebagai bentuk permohonan izin secara adat.
Warga setempat bergotong royong untuk membantu membersihkan area pura.
"Proses evakuasi dilakukan oleh krama (warga desa adat)," tambahnya.
Kumaranatha mengungkapkan bahwa pohon tersebut sebenarnya sudah tiga kali direncanakan untuk dipangkas, namun selalu ada kendala yang menyebabkan penundaan.
Ia juga menambahkan bahwa sebelum kejadian, wilayah mereka memang dilanda angin kencang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
"Astungkara, kejadian ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa," tutupnya. (*)
Editor : Nyoman Suarna