Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi, Identitas Korban dan Pernyataan Polisi Soal Tragedi Pohon Aren Tumbang di Arena Tajen yang Mengakibatkan 3 Tewas dan 6 Luka-luka

I Wayan Adi Prabawa • Senin, 10 Februari 2025 | 03:05 WIB
TUMBANG: Pohon aren tumbang yang menyebabkan tiga orang meninggal dan enam luka-luka di Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Minggu (9/2)
TUMBANG: Pohon aren tumbang yang menyebabkan tiga orang meninggal dan enam luka-luka di Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Minggu (9/2)

BALIEXPRESS.ID - Bali diguncang tragedi memilukan! Sebuah pohon aren berukuran besar tumbang di tengah arena sabung ayam (tajen) di Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, pada Minggu (9/2/2025).

Insiden ini menyebabkan tiga orang tewas di tempat dan enam lainnya mengalami luka-luka.

Perbekel Bungaya, I Made Dangin, membenarkan bahwa seluruh korban adalah warganya.

"Semua korban berasal dari Desa Bungaya," ujarnya.

Identitas Korban

Ketiga korban meninggal dunia adalah:
-  I Ketut Arnawa (32)
-  I Gede Gunartha (51)
-  I Nengah Saba (49)

Mereka mengalami cedera kepala berat (CKB) dan kini jenazahnya dititipkan di ruang jenazah RSUD Karangasem.

Sementara itu, enam korban luka-luka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit:
-  I Gede Adi Juliarta – luka lecet di wajah dan kaki
-  I Made Ruki Rismayanta – patah kaki kanan
-  I Made Arta Wijaya – luka di kepala
-  I Nengah Kantun – luka lecet dan sesak napas
-  I Komang Reneng Astawa – sesak napas
-  I Wayan Gede Aris – luka di paha kanan

"Kondisi korban yang dirawat di RSUD Karangasem mulai membaik dan stabil," ujar Kabid Pelayanan RSUD Karangasem, I Komang Wirya.

Kronologi Kejadian: Berteduh Berujung Petaka

Cuaca ekstrem yang melanda Bali belakangan ini, ditambah dengan periode sasih kawulu, membuat angin kencang semakin sering terjadi.

Sasih kawulu memang dikenal sebagai bulan dengan cuaca tidak menentu, sering disertai angin kencang dan hujan deras.

Pada hari kejadian, beberapa warga yang tengah berada di arena tajen memilih berteduh karena hujan deras.

Namun, malang tak dapat ditolak! Sebuah pohon aren raksasa tiba-tiba tumbang dan menimpa mereka.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, terlihat jelas detik-detik pohon tumbang dan menimpa sembilan orang di lokasi.

Polisi: Korban Tidak Sedang Tajen

Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu I Gede Sukadana, memastikan bahwa para korban sedang berteduh, bukan sedang berjudi.

"Saat kejadian, hujan deras dan angin kencang. Korban berteduh di lokasi hingga akhirnya pohon tumbang," ungkapnya.

Lokasi kejadian sendiri berada di tegalan, jauh dari permukiman warga.

Bahkan, Perbekel Bungaya sendiri mengaku tidak mengetahui aktivitas apa yang sedang berlangsung di tempat tersebut sebelum kejadian.

Jenazah Korban Baru Akan Dipulangkan Setelah Purnama

Hingga saat ini, jenazah para korban masih dititipkan di RSUD Karangasem. Sesuai adat setempat, pemakaman baru akan dilakukan setelah Hari Purnama, tepatnya pada Rabu (12/2/2025).

"Di desa kami belum diperkenankan melakukan pemakaman sebelum Hari Purnama, jadi jenazah akan dibawa ke rumah duka setelah itu," jelas Perbekel Bungaya.

Tragedi ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem di Bali tidak bisa dianggap remeh.

Warga diimbau untuk selalu waspada, terutama saat hujan deras dan angin kencang melanda. ***

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #tajen #karangasem #pohon tumbang