BALIEXPRESS.ID - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menginstruksikan seluruh kepala daerah dari PDIP yang baru dilantik untuk membatalkan keikutsertaan pada retret kepala daerah di Magelang yang dijadwalkan berlangsung pada 21-27 Februari 2025.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap penahanan Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Instruksi tersebut tertuang dalam surat resmi DPP Partai yang ditandatangani pada Kamis, 20 Februari 2025. Surat tersebut meminta kepala daerah dan wakil kepala daerah menunda perjalanan mereka ke Magelang. "Sekiranya telah dalam perjalanan menuju Kota Magelang, diminta untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum," demikian inti dari surat itu.
Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, ketika dikonfirmasi via WhatsApp mengenai perintah pembatalan tersebut, memberikan jawaban singkat.
"Lagi zoom dengan DPP,” jawabnya singkat.
Untuk diketahui sesuai jadwal, seluruh kepala daerah yang baru dilantik oleh Prabowo di Istana Presiden pada Kamis, 20 Februari 2025, sebelumnya dijadwalkan mengikuti retret di Magelang selama tujuh hari, mulai 21 Februari 2025.
Berdasarkan informasi yang diperoleh oleh Bali Express (Jawa Pos Group), Bupati Jembrana i Made Kembang Hartawan saat ini sudah berada di Magelang. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada kepastian apakah Kembang Hartawan akan mengikuti kegiatan retret pada hari pertama.(*)
Editor : I Dewa Gede Rastana