Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Populasi Anjing Mencapai 80 Ekor Lebih, Distan Buleleng Siapkan Puluhan Ribu Vial VAR

Dian Suryantini • Rabu, 12 Maret 2025 | 19:33 WIB

Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng melakukan vaksinasi terhadap anjing-anjing milik warga.
Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng melakukan vaksinasi terhadap anjing-anjing milik warga.

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mengintensifkan vaksinasi rabies untuk menekan penyebaran penyakit ini di Bali Utara. Melalui Dinas Pertanian (Distan), puluhan ribu anjing menjadi target vaksinasi dalam upaya melindungi masyarakat dari bahaya rabies.alkan untuk divaksin dalam program tahap awal.

“Sebanyak 10 ribu vial vaksin rabies telah disiapkan dan akan didistribusikan ke berbagai desa. Kami menargetkan sebanyak mungkin anjing mendapatkan vaksin, dan setelah Hari Raya Idul Fitri, program ini akan lebih digencarkan,” ungkap Suparma, Rabu (12/3).

Selain vaksinasi, Tim Siaga Rabies (Tisira) turut berperan penting dalam pengawasan dan edukasi masyarakat mengenai pencegahan rabies. Mereka aktif melakukan sosialisasi serta membantu pemilik anjing memahami pentingnya vaksinasi dan pemeliharaan yang bertanggung jawab.

“Tisira memiliki peran strategis, tidak hanya dalam pengawasan, tetapi juga dalam penyuluhan kepada warga. Dengan edukasi yang baik, kami berharap lebih banyak anjing bisa divaksin dan risiko rabies bisa ditekan,” tambahnya.

Beberapa desa di Buleleng telah menerapkan aturan adat untuk mengendalikan populasi anjing guna mempermudah vaksinasi dan mencegah penyebaran rabies. Ada yang membatasi jumlah anjing per rumah tangga, sementara yang lain lebih menganjurkan pemeliharaan anjing jantan guna mengendalikan populasi anjing liar.

Langkah-langkah ini dinilai cukup efektif dalam mengurangi jumlah anjing yang berkeliaran bebas, sehingga vaksinasi bisa lebih tepat sasaran. Mengingat rabies tidak memiliki obat, satu-satunya cara untuk mencegahnya adalah melalui vaksinasi massal.

Baca Juga: Jro Wayan Dersi Jadi Selebgram di Usia Senja, Punya Banyak Fans

Suparma mengingatkan bahwa masyarakat harus lebih peduli terhadap kesehatan hewan peliharaan mereka. Selain memastikan anjing divaksin secara rutin, pemilik juga disarankan untuk tidak membiarkan hewan mereka berkeliaran tanpa pengawasan.

“Rabies sangat mematikan dan tidak bisa disembuhkan. Oleh karena itu, vaksinasi adalah kunci utama pencegahan. Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program ini dengan memastikan anjing mereka mendapatkan vaksinasi tepat waktu,” tegasnya.

Ke depan, Distan Buleleng akan terus memperluas cakupan vaksinasi serta meningkatkan sosialisasi di berbagai desa. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, Tisira, dan keterlibatan masyarakat, Suparma optimistis kasus rabies di Buleleng dapat terus ditekan demi keselamatan bersama. ***

Editor : Dian Suryantini
#rabies #vaksinasi #vaksin #distan #buleleng