BALIEXPRESS.ID- Sebuah prosesi ngaben atau kremasi megah dan tak biasa berlangsung di Banjar Senibun, Nusa Penida.
Upacara Palebon Jero Mangku I Nengah Setar pada Rabu(12/3) menarik perhatian publik setelah videonya beredar luas di media sosial.
Baca Juga: Populasi Anjing Mencapai 80 Ekor Lebih, Distan Buleleng Siapkan Puluhan Ribu Vial VAR
Dalam unggahan akun Instagram @infodenpasarterkini.id. terlihat momen ketika lembu (wadah jenazah) yang digunakan dalam upacara ngaben, diangkat dan diletakkan di atas sebuah mobil pickup baru sebelum dibakar.
Dalam video yang dibagikan, proses kremasi berlangsung dengan unik.
Di mana mobil pickup yang berada di bawah lembu tersebut ikut terbakar bersama Lembu (wadah jenazah).
Baca Juga: Jro Wayan Dersi Jadi Selebgram di Usia Senja, Punya Banyak Fans
Tak hanya itu, berdasarkan keterangan dalam unggahan tersebut, sejumlah barang berharga seperti emas dan berlian juga turut dibakar dalam prosesi ini.
Unggahan ini pun menuai berbagai komentar dari warganet di media sosial.
Banyak yang mempertanyakan alasan di balik pembakaran mobil serta barang berharga tersebut.
”Kalau boleh tau, apakah itu permintaan beliau atau ada hal yg mengharuskan pengabenannya dg mobil baru ?” tulis akun @lothu_agustina.
“Bukak komen kirain ada alasannya.. eh ternyata semua masih bertanya wkwk” tulis akun @ipwsd_.
Baca Juga: Pengusaha Properti di Buleleng Dijebak dengan Shabu-Shabu, Polisi Tangkap Pelaku
”Beliau sudah menyiapkan dana dan keinginan yang harus di penuhi sebelum meninggal. Beliau adalah tokoh sumbangsih dalam pembangunan pariwisata di Nusapenida, membuka lapangan pekerjaan untuk ribuan orang (Fastboat, Hotel, Resort, Hostel, Kontraktor Alat Berat, Dll) yang di kenal “Semabu Group”.” tulis akun @tejjaaa_.
”Iya namanya aja Yadnya, kan tergantung kemampuan, Yen aneh Sugihan ye bisa kok bakar mobil dll, kalo orang yang gak mampu mungkin cukupnya kremasi, apakah salah? Enggak juga, kan tergantung kemampuan individu jadi jangan ditelan mentah"” tulis akun @de_vatter.
” Lebih baik di dana punikan, maseh ditu sing bise kel nyetir” tulis akun @mustikadamayanthi.
” kenapa gak disumbangin aja ke orang yg tidak mampu...jeg ngae ngae gen” tulis akun @infonusantara.
Baca Juga: Kecelakaan Minibus Elf dan Pickup di Jalan Raya Besakih, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa
” Jangan asal koment yg tidak" apapun dan bagiamanpun upcara ngaben dbakat bserta mobil dan emas itu mungkin kehendak alm dn klurga. Jdi kita tidak perlu koment yg tidak" bljar menghargai orang lain semeton toh apa yg dlakukan meraka tidak merugikan anda..slam rahayu sareng sami” tulis akun @puspayasapolict.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga terkait alasan di balik prosesi palebon yang terbilang mewah ini. Namun, video prosesi tersebut masih terus menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial
Editor : Wiwin Meliana