BALIEXPRESS.ID – Upacara pengabenan tokoh masyarakat Desa Sakti, Nusa Penida, I Nengah Setar, menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Prosesi yang digelar pada Rabu (12/3/2025) ini viral karena dikabarkan turut membakar emas, berlian, hingga sebuah mobil.
Berdasarkan video yang beredar luas, terlihat jenazah I Nengah Setar dibakar dengan petulangan lembu putih, sebagaimana tradisi Hindu di Bali.
Namun, yang menarik perhatian publik adalah penggunaan mobil pikap putih sebagai pengganti bale tanah, tempat yang biasanya digunakan dalam prosesi pembakaran petulangan lembu.
Tak hanya itu, beredar pula informasi bahwa emas dan berlian juga ikut dibakar dalam upacara tersebut.
Meski demikian, panitia upacara belum memberikan keterangan resmi terkait hal ini.
Ida Bhawati Wayan Darsawan, salah satu panitia upacara, menjelaskan bahwa rangkaian prosesi pengabenan telah dimulai sejak 4 Maret 2025 dengan upacara nancep taring.
Jenazah kemudian dipulangkan ke rumah duka pada 5 Maret 2025, disusul upacara ngaskara pada 10 Maret 2025, sebelum akhirnya dilakukan upacara pengabenan utama pada 12 Maret 2025.
Namun, hingga kini pihak keluarga belum memberikan klarifikasi terkait alasan pembakaran mobil dan perhiasan dalam prosesi tersebut.
Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, hal tersebut merupakan permintaan terakhir almarhum sebelum meninggal dunia. (*)
Editor : Nyoman Suarna