BALIEXPRESS.ID - Persiapan lomba ogoh-ogoh yang berlangsung di Balai Budaya Puspem Badung tengah menjadi sorotan.
Warganet di Media sosial ramai membahas perbandingan antara tenda ogoh-ogoh di Denpasar dan Badung.
Baca Juga: Aksi Terpuji! Warga Aceh Bantu Kumpulkan Ikan dari Truk Terbalik, Tanpa Menjarah
Beberapa netizen berpendapat bahwa tenda tersebut lebih cocok untuk lomba burung.
Meskipun ada kritik, beberapa sekaa teruna yang dihubungi menyatakan bahwa mereka tidak mempermasalahkan tenda tersebut.
Mereka menegaskan bahwa yang lebih penting adalah dukungan dari Pemkab Badung yang telah memfasilitasi kegiatan ini.
Baca Juga: Efektivitas Trash Rack Dipertanyakan, Sampah Kembali Menumpuk di Tukad Mati
Hal ini menunjukkan bahwa evaluasi dan perbaikan akan dilakukan untuk acara-acara mendatang agar lebih baik lagi.
Dalam lomba ini, semua peserta, baik yang meraih juara maupun tidak, tetap akan mendapatkan bonus dan uang kreativitas.
Ini adalah langkah positif dari Pemkab Badung untuk mendorong kreativitas dan partisipasi masyarakat dalam budaya lokal.
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, juga telah meninjau langsung persiapan lomba ini, menegaskan komitmennya untuk mendukung pelestarian budaya Bali melalui acara seperti ini.
Baca Juga: Waspada! Maling Embat Tabung Gas dan Kursi di Sebuah Toko di Denpasar
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari semua pihak, diharapkan lomba ogoh-ogoh ini dapat berjalan sukses dan meriah.
Unggahan tersebut ramai dikomentari oleh warganet agar acara tahun ini dijadikan bahan evaluasi untuk kedepannya agar lebih baik.
"Ahhh serius ga ada yang mempermasalahkan tendanya min? Tadi kyknya bocor juga itu tendanya, kasian STT nya mereka bikin karya berbulan bulan, sampe sana tenda tidak layak, jangan berusaha menutupi kesalahan, mending akui kesalahan dan minta maaf, tahun depan di perbaiki.., itu lebih bisa di terima menurut saya pribadi..!." tulis akun @ajusbotax45 dikutip dari akun @infobadungcom.
"Hibur diri dulu min, sebenarnya minta maaf cara paling elegan dan mengakui segala kekurangannya, dan th2 berikutnya menjadi catatan untuk lebih baik." tulis akun @jayax astika.
"Rage ibi kemu nolih ogoh" ne jeg mewah ajan ne, tapi agak berkurang mewah ne ulian tenda ne, care tenda resepsi asan ne." tulis akun @i.maps.
Editor : Wiwin Meliana