DENPASAR, BALI EXPRESS - Maskapai berbiaya hemat terbaik dunia selama 15 kali berturut-turut versi Skytrax, Indonesia AirAsia semakin memperkuat konektivitasnya di Australia dengan meresmikan penerbangan perdana dari Denpasar menuju Darwin hari ini.
Rute ini menjadi rute ketiga menuju Australia setelah Perth dan Cairns yang menandai komitmen Indonesia AirAsia dalam memperkuat sektor pariwisata dan bisnis di kedua negara. "Dibukanya kembali rute Denpasar–Darwin oleh Indonesia AirAsia tidak hanya memperkuat konektivitas antara Indonesia dan Australia Utara, tetapi juga mempererat hubungan sejarah, budaya, dan ekonomi di kedua wilayah. Kami berharap rute ini semakin meningkatkan
kedatangan wisatawan, memperluas mobilitas bisnis, serta membuka peluang kolaborasi di my lohhberbagai sektor,” kata Northern Territory Minister for Tourism and Hospitality, Hon Marie-Clare Boothby, di Darwin, Sabtu (22/3).
"Rute penerbangan baru ini merupakan langkah penting untuk menjadikan Northern Territory sebagai destinasi terbaik di negara ini untuk dikunjungi, ditinggali, bekerja, dan berinvestasi," tambah Boothby.
"Peningkatan konektivitas mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan membuka lebih banyak peluang bisnis dan menarik wisatawan, sehingga semakin banyak orang dapat merasakan semua yang ditawarkan oleh Northern Territory. Penambahan penerbangan akan memperkuat sektor pariwisata, menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Northern Territory, serta mempermudah perjalanan untuk bertemu orang-orang terkasih,” tutup Minister Boothby.
Veranita Yosephine, Direktur Utama Indonesia Air Asia, mengungkapkan bahwa hubungan historis dan budaya antara Denpasar dan Darwin menjadikan kedua kota ini destinasi favorit bagi wisatawan dari Australia dan Indonesia.
Dengan pembukaan rute ini, kami berharap dapat semakin meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali,” ujarnya.
Hingga saat ini Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani 9 rute penerbangan langsung ke berbagai kota di Australia, yakni Adelaide, Brisbane, Cairns, Canberra, Gold Coast, Darwin, Melbourne, Perth, dan Sydney.
Editor : I Gusti Ngurah Agung Bayu Sastra