Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Video Tak Senonoh Gegerkan Bali: 7 Orang Telanjangi dan Lecehkan Remaja Pencuri, Lalu Dijadikan Konten, Salah Satu Pelaku Perempuan

I Putu Suyatra • Senin, 24 Maret 2025 | 02:24 WIB

LAKUKAN PELECEHAN: Para pemuda di Bali yang melakukan aksi pelecehan seksual kepada anak-anak. Mereka memaksa anak-anak telanjang dan mengunggah videonya ke media sosial. (RadarBali.id)
LAKUKAN PELECEHAN: Para pemuda di Bali yang melakukan aksi pelecehan seksual kepada anak-anak. Mereka memaksa anak-anak telanjang dan mengunggah videonya ke media sosial. (RadarBali.id)

BALIEXPRESS.ID - Sebuah video yang memperlihatkan aksi tak senonoh 7 orang menelanjangi dan melecehkan remaja di bawah umur, viral di media sosial dan menggemparkan masyarakat Bali.

Peristiwa memalukan ini terjadi di Jalan Akasia, Denpasar, pada Selasa (18/3/2025) dini hari, sekitar pukul 01.58 WITA.

Kejadian bermula saat para pemuda yang berjumlah tujuh orang tersebut mendapati tiga orang anak laki-laki melintas di jalanan dengan membawa empat tabung gas.

Baca Juga: 5 Fakta di Balik Kebakaran Ogoh-Ogoh di Denpasar, Api Mengamuk dalam Hitungan Menit!

Curiga dengan gerak-gerik mereka, mereka menghentikan anak-anak tersebut untuk diinterogasi.

Setelah dicecar pertanyaan, anak-anak itu mengaku telah melakukan aksi pencurian dan meminta maaf.

Namun, permintaan maaf tersebut tidak menghentikan aksi para pemuda.

Mereka menggiring ketiga anak laki-laki itu ke lokasi pencurian gas dan melakukan tindakan yang sangat tidak terpuji.

Baca Juga: TRAGIS!!! Kronologi dan Penyebab Ogoh-Ogoh Banjar Wangaya Kelod, Denpasar Hangus Terbakar, Tinggal Lima Hari Jelang Pengerupukan

Ketujuh orang tersebut menelanjangi para remaja di bawah umur itu, memaksa mereka melakukan o**ni, dan menunjukkan bagian tubuh yang sangat pribadi.

Aksi bejat ini direkam dengan menggunakan ponsel, dan video tersebut kemudian dijadikan konten dan diunggah ke media sosial dengan tujuan "seru-seruan".

Akibatnya, video tersebut dengan cepat menjadi viral dan menimbulkan kemarahan di kalangan warganet.

Ketiga anak laki-laki yang menjadi korban, setelah melihat video tersebut viral, segera melaporkan kejadian memalukan yang mereka alami kepada orang tua mereka.

Laporan tersebut kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.

Polda Bali merespons cepat laporan tersebut dan saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengantongi identitas ketujuh pemuda yang terlibat dalam aksi tersebut.

Mereka adalah Gede DND, Kadek AP, Ni Kadek EPD, STF, Gede ARS, Made WD, dan Made PRW.

"Sementara anggota masih melakukan penyelidikan," ujar Kombes Ariasandy.

Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Optimalisasi Kawasan Industri, BRI Jalin Kerja Sama dengan HKI

Para pelaku terancam dijerat dengan Undang-Undang ITE dan undang-undang tentang pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Kasus ini menjadi sorotan tajam dan menimbulkan kecaman keras dari masyarakat Bali.

Banyak pihak yang mengecam tindakan para pemuda tersebut dan menuntut agar mereka dihukum seberat-beratnya.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan media sosial dan konsekuensi hukum dari tindakan asusila, terutama yang melibatkan anak di bawah umur.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan video tersebut dan menghormati privasi para korban. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #pelecehan seksual #remaja #viral #denpasar #pencuri #media sosial