BALIEXPRESS.ID-STT Suralaga banjar Wangaya Kelod, Denpasar tak patah semangat pasca insiden ogoh-ogoh terbakar pada Minggu (23/03/2025).
Usai mendapat bantuan dari dua pejabat Bali, wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta dan Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, kini pemuda pemudi kembali membuat ogoh-ogoh.
Baca Juga: Revisi UU TNI: Jaga Supremasi Sipil, Modernisasi Pertahanan, dan Tingkatkan Profesionalisme Prajurit
Dalam unggahan di akun @st_suralaga, terlihat para pemuda kembali bersemangat untuk membangun kembali ogoh-ogoh meski dalam waktu yang tinggal beberapa hari.
Usai menerima bantuan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, STT Suralaga tampak sudah bersiap untuk membangun kembali ogoh-ogoh terbarunya.
Mereka sangat antusias, bahkan dalam waktu semalam, rangka ogoh-ogohnya pun sudah rampung.
Baca Juga: Detik-detik Kecelakaan Maut Nekat Salip dari Kiri, Pemotor Tewas Tragis Terlindas Truk!
Mereka pun optimis dapat menyelesaikan ogoh-ogoh terbarunya dan bisa diarak pada hari Pengerupukan pada Jumat (28/03/2025) mendatang.
Sebelumnya, usai musibah ogoh-ogoh terbakar pada Minggu (23/03/2025), kini STT Suralaga, Banjar Wangaya Kelod, Denpasar bisa tersenyum kembali.
Pasalnya, pemuda-pemudi ini mendapat bantuan langsung dari dua pejabat di Bali.
Terlihat dalam unggahan Instastory akun @st_suralaga, wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta dan Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara berkunjung langsung ke Banjar Wangaya Kelod.
Bahkan kedua pejabat ini memberikan bantuan langsung berupa uang tunai.
Nilainya tak main-main, 45 juta Rupiah.
Baca Juga: OPM Hambat Masa Depan Papua: Kekerasan yang Mengorbankan Generasi Muda
Dalam video yang dibagikan, terlihat pertemuan tersebut dilakukan pada malam hari di Balai Banjar.
Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta memberikan bantuan sebesar Rp 35 Juta.
Sementara Walikota Denpasar, Jayanegara memberikan bantuan sebesar Rp. 10 juta.
Saat menerima bantuan tersebut, tepuk tangan riuh dari STT Suralaga terdengar.
Wajah-wajah mereka begitu sumringah menerima bantuan pasca insiden ogoh-ogoh terbakar itu.
Editor : Wiwin Meliana