Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Cuaca Ekstrim, Sampah Kiriman Kembali Muncul Hampir di Sepanjang Pantai Kabupaten Badung

Putu Resa Kertawedangga • Senin, 24 Maret 2025 | 21:16 WIB

 

Akibat adanya cuaca eksrtim sampah kiriman kembali mengotori Pantai Kuta, Senin (24/3).
Akibat adanya cuaca eksrtim sampah kiriman kembali mengotori Pantai Kuta, Senin (24/3).

BALIEXPRESS.ID – Cuaca ekstrim yang terjadi beberapa hari lalu, kembali membawa sampah kiriman menepi di sejumlah pantai Kabupaten Badung.

Padahal sampah kiriman di Pantai Seminyak, Legian, Kuta (Samigita) dan lainnya sudah tidak muncul sekitar dua minggu lalu.

Alhasil petugas kebersihan kembali harus bekerja ekstra untuk menangani sampah sebelum pelaksanaan upacara melasti.

Koordinator Deteksi Evakuasi Sampah Laut (Desalut), DLHK Badung, I Made Gede Dwipayana saat dikonfirmasi, membenarkan sampah kiriman kembali muncul.

Sampah yang terbawa arus laut ini muncul sekitar tiga hari lalu.

Sejumlah pantai yang terdampak, yakni Seminyak, Legian, Kuta (Samigita), Kedonganan, Jimbaran, Cemagi, Petitenget, dan lainnya.

“Semuanya muncul (sampah kiriman) akibat hujan dan angina kencang kemarin,” ujar Dwipayana, Senin (24/3).

Pihaknya pun mengaku, sejatinya sampah kiriman tidak muncul di sejumlah pantai sekitar dua minggu lalu.

Namun mendekati upacara melasti yang dilaksanakan di sejumlah pantai, sampah kiriman malah kembali mengotori.

Meski demikian ia pun tetap berupaya untuk membersihkan sampah kiriman.

“Kemunculan sampah kirman sekitar dua tiga hari lalu, kemunculan terakhir ini lumayan parah, tapi lebih parah di perode Januari. Jenisnya saat in ranting-ranting kecil tidak adayang besar,” ungkapnya.

Dalam pembersihan yang telah dilakukan, Dwipayana menerangkan, sekitar 20 ton sampah terkumpul di Pantai Samigita.

Sampah kiriman ini diprediksi masih akan menepi, lantaran masih terlihat adanya sampah di tengah laut.

“Seharusnya mnekati April sampah kririman sudah mereda ditandai dengan munculnya sampah rumput laut. Tapi sekarang ini campur, plastik, kayu, dan rumput laut,” terangnya seraya memaparkan sampah di Pantai Kedonganan kembali didominasi plastik.

Lebih lanjut pihaknya menambahkan, telah mengerahkan 500 petugas kebersihan di seluruh pantai yang menerima kiriman sampah.

Kemudian petugas juga dibantu dengan lima loader, dua beach cleanr, satu ekskavator, dan dua crawler carrier.

“Semoga dapat dengan cepat melakukan pembersihan, sebelum upacara melasti. Di Kuta kebetulan Rabu ini melasti,” imbuhnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#legian #cuaca ekstrim #Kabupaten Badung #pantai #seminyak #sampah kiriman #kuta