Lahir di Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu, pada 7 Juli 1973, Supartawan telah meniti karier dari tingkat bawah hingga mencapai posisi strategis dalam pemerintahan daerah.
Saat ini, ia menjabat sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Buleleng.
Sejak kecil, Drs. Made Supartawan, M.M telah menunjukkan ketekunan dalam menempuh pendidikan.
Ia menyelesaikan pendidikan dasarnya di SD Negeri 6 Busungbiu pada tahun 1986, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Busungbiu dan lulus pada tahun 1989.
Pendidikan menengah atas ditempuhnya di SMA Negeri 3 Singaraja dan lulus pada tahun 1992.
Tekadnya kian kuat untuk terus menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Nasib baik bagi Supartawan, ia pun dapat melanjutkan studi ke Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Jatinangor, yang berhasil ia selesaikan pada tahun 1995.
Tidak berhenti di sana, Supartawan kemudian meraih gelar Sarjana (S1) dari Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Jakarta pada tahun 2000 dan melanjutkan studi Magister Manajemen (S2) di STIE Triatma Mulya Bali, yang diselesaikannya pada tahun 2010.
Kariernya dalam pemerintahan dimulai pada tahun 1995 sebagai staf di Kantor Camat Tejakula.
Selama dua tahun bertugas di sana, ia kemudian dipindahkan ke Kantor Camat Busungbiu pada tahun 2000 dan selanjutnya ke Kantor Camat Sukasada pada tahun 2001.
Tahun berikutnya, Suami Lilik Silpiah ini bergabung dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan kemudian dipercaya menjadi staf Protokol/Sespri Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng pada tahun 2002-2004.
Made Supartawan mulai mendapatkan kepercayaan lebih besar ketika ditunjuk sebagai Kasi Pembangunan di Kantor Lurah Banjar Bali, Kecamatan Buleleng pada tahun 2004-2008.
Selanjutnya, ayah empat orang anak ini diangkat menjadi Kasubag Pengumpulan Informasi di Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Buleleng pada tahun 2008-2009, sebelum akhirnya menjabat sebagai Kasubag Protokol di instansi yang sama pada tahun 2009-2012.
Puncak kariernya di bidang kehumasan terjadi pada tahun 2016, ketika ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Buleleng hingga tahun 2018.
Jabatan ini memberinya kesempatan untuk lebih dekat dengan kebijakan pemerintahan daerah serta membangun komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.
Tahun 2018, Made Supartawan kembali ke kampung halamannya untuk mengemban amanah sebagai Camat Busungbiu.
Satu tahun bertugas sebagai camat, ia kemudian diangkat menjadi Kepala Bagian Humas dan Pengawasan Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng pada tahun 2019-2021.
Dalam posisi ini, ia bertanggung jawab dalam mengawasi serta memastikan transparansi komunikasi antara DPRD dan masyarakat.
Kariernya semakin menanjak ketika pada tahun 2021, ia ditunjuk sebagai Kepala Badan Penelitian, Pengembangan, dan Inovasi Daerah Kabupaten Buleleng.
Jabatan ini menjadi bukti kepercayaan yang besar terhadap kompetensinya dalam mendorong pengembangan daerah berbasis riset dan inovasi.
Tahun 2023, terjadi perubahan nomenklatur organisasi, dan ia diamanahkan sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Buleleng. Dalam peran ini, ia terus berupaya mengembangkan kebijakan berbasis penelitian guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta kemajuan daerah.
“Ditugaskan di Brida membuat saya harus terus belajar karena ini berkaitan dengan riset dan pengembangan di Buleleng. Tentu harus membangun jejaring dengan akademisi di kampus-kampus,” singkat Supartawan. (dik)
Editor : I Putu Mardika