BALIEXPRESS.ID – Warga Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, dihebohkan dengan penemuan kerangka manusia berjenis kelamin laki-laki.
Kerangka ini diyakini milik seorang nelayan dari Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, yang hilang sejak dua pekan lalu.
Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh Ni Wayan Purnama Wati (37), warga setempat, sekitar pukul 14.00 Wita pada Selasa (8/4/2025).
Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto, menjelaskan bahwa tim Inafis Polres Jembrana telah melakukan identifikasi meskipun kondisi kerangka sudah tidak utuh.
Tulang yang ditemukan meliputi tulang iga, pinggul, serta kaki kanan dan kiri, sementara tulang lengan hingga tengkorak hilang.
“Kerangka tersebut langsung dievakuasi ke RSU Negara. Warga yang sebelumnya sempat melapor kehilangan anggota keluarganya juga sudah diberikan informasi,” terangnya.
Baca Juga: Nahas! Hendak Ganjal Truk, Sopir Tewas Tergencet di Kuta Selatan: Begini Kejadiannya
Kapolres Endang menambahkan kerangka ditemukan mengenakan celana training pendek hitam dengan garis merah di samping, namun tidak mengenakan pakaian dalam. “Ada celana training hitam di samping kerangka,” imbuhnya.
Penemuan kerangka itu memicu klaim dari Sayulatifah (34), warga Desa Banyubiru, yang percaya bahwa kerangka tersebut adalah ayahnya, Ahmad Baiti, yang hilang saat melaut pada 22 Maret 2025 lalu.
Sayulatifah menegaskan bahwa ciri-ciri celana yang ditemukan cocok dengan milik ayahnya. “Celana itu pernah tertinggal di rumah saudaranya dan kemudian dicuci,” ujarnya.
Baca Juga: Wujudkan Komitmen Cinta Lingkungan, Pernikahan Anak Nyoman Parta Tanpa Sampah Plastik
Setelah yakin dengan identitas kerangka, Sayulatifah kemudian mengurus administrasi dengan RSU Negara dan Polres Jembrana untuk mengambil kerangka tersebut untuk dimakamkan.
“Saya sudah ikhlas, dan bapak akan dimakamkan hari ini di TPU Banjar Pebuahan,” pungkasnya. (*)
Editor : Nyoman Suarna