Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Terungkap! Kerangka Manusia Ditemukan di Pantai Perancak: Ini Sosoknya

I Gde Riantory Warmadewa • Kamis, 10 April 2025 | 02:56 WIB
DIJEMPUT: Pihak keluarga menjemput kerangka yang ditemukan di Pantai Tibukleneng, Desa Perancak di ruang jenasah RSU Negara, Rabu (9/4/2025).
DIJEMPUT: Pihak keluarga menjemput kerangka yang ditemukan di Pantai Tibukleneng, Desa Perancak di ruang jenasah RSU Negara, Rabu (9/4/2025).

BALIEXPRESS.ID – Warga Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, dihebohkan dengan penemuan kerangka manusia berjenis kelamin laki-laki.

Kerangka ini diyakini milik seorang nelayan dari Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, yang hilang sejak dua pekan lalu.

Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh Ni Wayan Purnama Wati (37), warga setempat, sekitar pukul 14.00 Wita pada Selasa (8/4/2025).

Baca Juga: Minta Fee ke Kontraktor, Segini Tuntutan Hukuman untuk Mantan Perbekel Bongkasa: Persidangan Ungkap Kronologi Lengkapnya

Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto, menjelaskan bahwa tim Inafis Polres Jembrana telah melakukan identifikasi meskipun kondisi kerangka sudah tidak utuh.

Tulang yang ditemukan meliputi tulang iga, pinggul, serta kaki kanan dan kiri, sementara tulang lengan hingga tengkorak hilang.

“Kerangka tersebut langsung dievakuasi ke RSU Negara. Warga yang sebelumnya sempat melapor kehilangan anggota keluarganya juga sudah diberikan informasi,” terangnya.

Baca Juga: Nahas! Hendak Ganjal Truk, Sopir Tewas Tergencet di Kuta Selatan: Begini Kejadiannya

Kapolres Endang menambahkan kerangka ditemukan mengenakan celana training pendek hitam dengan garis merah di samping, namun tidak mengenakan pakaian dalam. “Ada celana training hitam di samping kerangka,” imbuhnya.

Penemuan kerangka itu memicu klaim dari Sayulatifah (34), warga Desa Banyubiru, yang percaya bahwa kerangka tersebut adalah ayahnya, Ahmad Baiti, yang hilang saat melaut pada 22 Maret 2025 lalu.

Sayulatifah menegaskan bahwa ciri-ciri celana yang ditemukan cocok dengan milik ayahnya. “Celana itu pernah tertinggal di rumah saudaranya dan kemudian dicuci,” ujarnya.

Baca Juga: Wujudkan Komitmen Cinta Lingkungan, Pernikahan Anak Nyoman Parta Tanpa Sampah Plastik

Setelah yakin dengan identitas kerangka, Sayulatifah kemudian mengurus administrasi dengan RSU Negara dan Polres Jembrana untuk mengambil kerangka tersebut untuk dimakamkan.

“Saya sudah ikhlas, dan bapak akan dimakamkan hari ini di TPU Banjar Pebuahan,” pungkasnya. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#perancak #manusia #pantai #Kerangka