Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Arya Wedakarna Sesalkan Pemukulan Pecalang di Pura Besakih, Minta Hal Ini kepada Pemedek

Wiwin Meliana • Rabu, 16 April 2025 | 15:04 WIB

Rekaman detik-detik pemukulan pecalang di Pura Besakih
Rekaman detik-detik pemukulan pecalang di Pura Besakih

BALIEXPRESS.ID-Senator RI, Arya Wedakarna turut merespons insiden pemukulan terhadap seorang pecalang saat bertugas di Kawasan suci Pura Agung Besakih pada Senin (14/04/2025) lalu.

Pihaknya menyayangkan insiden kekerasan tersebut hingga menyebabkan memar pada wajah pecalang.

Baca Juga: Terungkap! Ujaran Singkat Ini Picu Pemukulan Pacalang di Pura Agung Besakih

“AWK  sayangkan pemukulan terhadap pecalang di pura Besakih,” tulis AWK dikutip melalui unggahan di media sosialnya pada Rabu (16/04/2025).

Lebih lanjut, pihaknya meminta kepada pemedek agar menghargai pecalang yang sedang ngayah.

“Mohon semeton hargai pecalang, mereka bekerja ngayah dan tugasnya tidak mudah,” jelasnya.

AWK pun berharap agar masalah tersebut bisa diselesaikan dengan baik.

Sebelumnya, pasca insiden pemukulan tersebut, Desa adat Besakih telah menggelar upacara pemrayasista di lokasi kejadian sebagai langkah penyucian spiritual.

Baca Juga: Nekat Merantau ke Bali Tanpa Tujuan, Pria Ini Tidur di Toko Bangunan, Begini Pengakuannya

Upacara pemrayasista ini bertujuan untuk mengembalikan kesucian kawasan pura pasca terjadinya insiden kekerasan.

Apalagi, pecalang yang menjadi korban saat itu tengah menjalankan tugas dalam rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2025, salah satu upacara besar di Pura Besakih.

Menurut Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha, keputusan pelaksanaan upacara ini diambil dalam paruman atau rapat desa yang digelar pada Senin malam (14/4).

Rapat tersebut melibatkan prajuru desa, Perbekel, pemangku, pecalang, dan tokoh masyarakat lainnya.

Baca Juga: Tiga Pelaku Pemukulan Pacalang di Pura Agung Besakih Resmi Ditahan Polres Karangasem

“Dalam paruman telah disepakati untuk melaksanakan upacara pemrayasista dengan sarana pecaruan manca sata. Rencananya, ritual ini akan kami gelar sore hari ini di titik kejadian,” ungkap Jro Mangku Widiartha, Selasa (15/4).

Ia juga menegaskan komitmen Desa Adat Besakih untuk mendukung penuh proses hukum terhadap pelaku pemukulan.

 

Editor : Wiwin Meliana
#pecalang #arya wedakarna #pemukulan #besakih