Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Vandalisme Berulang di Bali: Papan Nama Desa Dirusak Misterius Empat Kali dalam Dua Bulan!

I Wayan Adi Prabawa • Rabu, 7 Mei 2025 | 01:00 WIB

RUSAK: Plang nama Desa Pesaban, Rendang, Karangasem mengalami kerusakan diduga dilakukan oleh dua remaja.
RUSAK: Plang nama Desa Pesaban, Rendang, Karangasem mengalami kerusakan diduga dilakukan oleh dua remaja.

BALIEXPRESS.ID - Sebuah fenomena aneh dan meresahkan terjadi di Kabupaten Karangasem, Bali. Papan nama Desa Pesaban, Kecamatan Rendang, menjadi sasaran aksi pengerusakan misterius yang telah terjadi sebanyak empat kali dalam dua bulan terakhir!

Insiden terbaru terjadi pada Sabtu malam (3/5), meninggalkan tanda tanya besar di benak warga dan aparat desa.

Aksi Terekam CCTV: Dua Remaja Jadi Dalang Vandalisme?

Aksi terbaru pelaku berhasil terekam oleh kamera CCTV yang terpasang di lokasi.

Baca Juga: Nah Lho! Pencuri Gamelan di Ubud Ditangkap di Denpasar: Pelaku Ternyata Residivis Spesialis

Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas dua remaja melintas dan tanpa alasan yang jelas melempari papan nama desa dengan batu sebelum kabur begitu saja.

Tindakan ini tak hanya merusak fasilitas umum yang baru dibangun, tetapi juga menebar keresahan di tengah masyarakat Desa Pesaban.

"Dari rekaman CCTV yang kami pasang di lokasi, terlihat ada dua remaja yang melintas dan langsung melakukan pelemparan. Setelah itu mereka langsung pergi," ungkap Perbekel Desa Pesaban, I Gede Widiasa, pada Selasa (6/5), menggambarkan betapa tiba-tiba dan tanpa motif jelasnya aksi vandalisme tersebut.

Kerugian Jutaan Rupiah dan Dugaan Pelaku yang Sama di Wilayah Tetangga

Papan nama desa yang baru rampung dibangun pada akhir tahun 2024 dengan anggaran sekitar Rp 30 juta kini mengalami kerusakan yang cukup parah, ditaksir mencapai Rp 10 juta.

Baca Juga: Cegah Parkir Sembarangan, Dishub Badung Pasang Puluhan Water Barrier

Ironisnya, kejadian serupa juga menimpa plang di wilayah Klungkung yang berbatasan langsung dengan Desa Pesaban, terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan.

Hal ini memunculkan dugaan kuat bahwa pelaku di kedua wilayah tersebut adalah orang yang sama atau setidaknya terkait.

Penyelidikan Intensif dan Ultimatum untuk Pelaku

Saat ini, pihak desa bersama bhabinkamtibmas tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas dan motif pelaku.

Perbaikan sementara telah dilakukan agar kerusakan tidak terlalu mencolok, mengingat keterbatasan anggaran untuk perbaikan menyeluruh.

Perbekel Desa Pesaban berharap adanya itikad baik dari para pelaku untuk bertanggung jawab atas perbuatan mereka.

Baca Juga: Lebih Dalam dari Sekadar Mitos: Mengungkap Jalinan Dewata di Tempat Suci Hindu Bali Pura Pucak Gumang, Ada Apa dengan Uluwatu dan Padangdawa?

"Tapi, kalau dalam tiga hari ke depan tidak ada itikad baik dari pelaku, kami akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian karena sudah sangat meresahkan dan ditakutkan kejadian serupa kembali terjadi," tegas I Gede Widiasa, memberikan ultimatum kepada para pelaku vandalisme misterius ini.

Misteri di balik serangkaian perusakan papan nama desa ini terus menjadi perhatian warga. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #cctv #remaja #vandalisme #Kabupaten Karangasem #desa pesaban