Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Isu Premanisme di Balik Ormas Mencuat, Kapolda Bali: Jangan Ragu Menegakkan Hukum

I Made Mertawan • Rabu, 7 Mei 2025 | 14:43 WIB
Kapolda Bali, Irjen Daniel Adityajaya.
Kapolda Bali, Irjen Daniel Adityajaya.

BALIEXPRESS.ID - Isu kebangkitan premanisme yang menyusup di balik nama organisasi kemasyarakatan (ormas) mencuat di Bali.

Hal ini memicu kekhawatiran terhadap stabilitas keamanan dan penegakan hukum di Pulau Bali.

Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya merespons tegas kondisi tersebut.

Dalam apel pagi bersama jajarannya di Polda Bali, ia menekankan bahwa tidak ada tempat bagi praktik premanisme, baik yang dilakukan perorangan maupun kelompok, apalagi yang bersembunyi di balik ormas.

"Premanisme adalah segala tindakan yang bertentangan dengan hukum, baik dilakukan secara individu maupun kelompok. Tidak boleh ada ruang bagi mereka," tegas Irjen Daniel di hadapan personel.

Ia menginstruksikan seluruh aparat di tingkat Polda, Polres, hingga Polsek agar bersikap tegas dan cepat menindak jika mendapati aksi-aksi yang mengganggu rasa aman masyarakat.

Polri, lanjutnya, memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga ketertiban, memberikan rasa aman, dan hadir sebagai pengayom masyarakat.

"Kalau melihat aksi premanisme, jangan ragu menegakkan hukum. Kita bukan hanya penonton," ujarnya menegaskan.

Ia juga menyoroti Mei sebagai periode yang penuh agenda strategis nasional di Bali.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan dan memastikan situasi tetap kondusif.

"Menjadi anggota Polri bukanlah hal mudah. Kita sering dikritik, bahkan dihujat. Tapi justru dari sana kita belajar. Jadikan itu sebagai bahan evaluasi agar terus bekerja lebih baik," tambahnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #premanisme #ormas