Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Aksi Balap Liar di Jembatan Merah PKB Klungkung Makin Nekat, Drone Dipakai Pantau Polisi

I Made Mertawan • Jumat, 9 Mei 2025 | 13:46 WIB
Polres Klungkung menggelar patroli di jembatan merah.
Polres Klungkung menggelar patroli di jembatan merah.

BALIEXPRESS.ID- Tindakan tak bertanggung jawab sejumlah pengunjung di area Jembatan Merah, kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB), Kabupaten Klungkung, Bali, semakin menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Mereka tidak hanya terlibat dalam aksi balap liar yang membahayakan, tetapi juga telah menyebabkan korban jiwa.

Sebanyak 24 barrier milik Polres Klungkung yang dipasang untuk menghalau kegiatan berbahaya tersebut juga diketahui hilang tanpa jejak.

Kapolres Klungkung AKBP Alfons W P Letsoin menyampaikan bahwa personelnya secara rutin melakukan patroli di lokasi itu.

Namun, dia mengakui, para pelaku yang didominasi oleh remaja kerap licin menghindari pengawasan dan tetap melanjutkan aksi balap liar mereka.

Mereka sampai menggunakan drone untuk memantau posisi polisi. "Ketika kami sudah pergi dari lokasi tersebut, mereka kembali beraksi," ungkapnya.

Menyikapi hal ini, Kapolres mengajak masyarakat agar tak ragu melaporkan bila mengetahui adanya aksi balap liar.

Sebab tindakan ini sangat membahayakan dan bahkan pernah memakan korban meninggal dunia.

Terkait pemasangan kamera pengawas (CCTV), Alfons menjelaskan bahwa hal tersebut belum bisa direalisasikan karena kawasan itu merupakan aset Pemerintah Provinsi Bali.

Di sisi lain, Kasat Lantas Polres Klungkung, AKP Untung Laksono mengungkapkan bahwa pihaknya telah memasang puluhan barrier guna mencegah aksi balap liar dan menertibkan parkir truk yang selama ini dikeluhkan warga.

Barrier tersebut sudah diisi dengan pasir agar tidak mudah dipindahkan, namun tetap saja sebanyak 24 unit dilaporkan hilang.

"Sampai saya lem juga penutupnya biar tidak bisa dikeluarkan pasirnya, ternyata hilang juga. Harganya lumayan itu, lebih dari Rp800 ribu per unitnya," ujarnya.

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #klungkung #pkb #jembatan merah