BALIEXPRESS.ID-Perayaan kelulusan siswa SMKN 1 Tejakula, Buleleng, Bali, menjadi sorotan setelah video pesta mereka yang menghadirkan DJ viral di media sosial.
Video tersebut menampilkan suasana perayaan kelulusan yang tidak biasa karena adanya DJ dan suasana pesta yang ramai, sehingga menarik perhatian publik.
Baca Juga: Pesta Kelulusan SMK di Buleleng Tuai Pro Kontra, DJ Diah Krisna Minta Maaf
Video tersebut pertama kali diunggah oleh Senator DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna, melalui akun Instagram pribadinya @aryawedakarna pada Rabu, 7 Mei 2025.
Unggahan dari tokoh publik tersebut memicu perbincangan luas karena AWK dikenal vokal dalam menyuarakan isu moral generasi muda Bali.
Dalam caption unggahannya itu, Awk mengkritik acara tersebut dan menyebut akan melakukan sidak ke sekolah.
Ia menyampaikan ketidaksetujuannya atas konsep acara kelulusan tersebut yang menurutnya kurang mencerminkan nilai-nilai pendidikan, serta menunjukkan niat turun langsung memeriksa sekolah.
Baca Juga: Korban Teriang Maling, Dua Pria Pekalongan Diamuk Massa Usai Gasak Uang Penjualan Gabah
Menanggapi hal tersebut, DJ Diah Krisna yang menjadi dj memeriahkan acara kelulusan tersebut melalui unggahan video singkat pada akun Instagram pribadinya @djdiahkrisna akhirnya melakukan klarifikasi.
Klarifikasi dilakukan untuk menjawab sorotan publik yang mengarah pada dirinya setelah video acara tersebut viral.
“VIDEO KLARIFIKASI MENGENAI ACARA KELULUSAN SMKN 1 TEJAKULA” Tulisnya pada unggahan video tersebut, dikutip, Jumat, 9 Mei 2025.
Lebih lanjut DJ Diah Krisna menyampaikan klarifikasinya dalam video singkat tersebut.
Klarifikasi tersebut dibagi menjadi beberapa poin untuk menjelaskan secara runtut dan lengkap apa yang sebenarnya terjadi.
“om swastyastu, saya DJ Diah Krisna, terkait dengan kejadian yang diunggah di akun Instagram dan juga facebook dari awk, kita akan klarifikasi sebagai berikut. Point pertama, dj diah krisna bukan siswi atau alumni dari sekolah tersebut, kita diundang dan perform sebagai talent dj dan genre lagu serta outfit atas kesepakatan bersama antara kita dan panitia siswa.” Ucapnya dikutip Jumat, 9 Mei 2025.
Baca Juga: BIKIN GERAM! Rombongan Moge Dikawal Polisi Terobos Lampu Merah di Sragen
Lebih lanjut dalam video yang telah ditonton 33 ribu kali itu, DJ Diah Krisna juga menegaskan bahwa dirinya bukan bagian dari sekolah tersebut dan hanya hadir karena diundang oleh panitia sebagai pengisi acara dengan kesepakatan bersama.
“Point kedua, pelaksanaan kegiatan atas biaya kolektif mandiri siswa dan siswi sekolah tersebut dan dilaksanakan siang hari dan bertujuan sebagai hiburan kelulusan dan tidak ada unsur pornografi di acara tersebut. acara berlangsung lancar tanpa insiden apapun dan selesai acara para siswa siswi pulang dengan tertib.” Imbuhnya.
Ia mengakhiri dengan permintaan maaf atas segala kontroversi yang muncul dan berharap klarifikasinya dapat dipahami oleh masyarakat.
“Point ketiga, kita mohon maaf atas pro dan juga kontra akibat dari postingan tersebut. demikian klarifikasi dan permohonan maaf kita terkait viralnya video tersebut. terima kasih, om shanti shanti shanti om.” Tutupnya.
Dukungan dari warganet mengalir karena mereka menilai DJ Diah hanya menjalankan tugas profesionalnya sebagai pengisi acara.
“Semangat sayang akuu.” Tulis akun @desidiantari29
“Sekolahnya yg salah bukan sampean mba, smpean kan tamu yg diundang.” Tulis akun @hakim.alimii
Baca Juga: Gelombang Penolakan Ormas Baru di Bali: Ada Apa di Balik Pintu 'Nol Toleransi'?
“Ya namanya diundang buat kerja, salah sekolahnya si.” Tulis akun @deicattie
“Semangat kak.” Tulis akun @kajenk_stifler.
DJ Diah Krisna juga menjelaskan posisinya lewat unggahan pada kolom komentar di Instagram pribadinya tersebut.
“terimakasih kak, kita sudah dm ajik AWK terkait acara tersebut dan blom ada respon balik. Semoga pemberitaannya bisa seimbang dan tidak berkembang tak terarah terkait acara serupa di lokasi lain. Dan tidak menyudutkan satu pihak.” Tulis @djdiahkrisna pada kolom komentarnya.
Editor : Wiwin Meliana