Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tingkatkan Keamanan, Pemkab Badung Rancang Integrasi CCTV dengan Pihak Swasta

Putu Resa Kertawedangga • Jumat, 9 Mei 2025 | 21:55 WIB
Kadis Kominfo Badung, IGN Jaya Saputra.
Kadis Kominfo Badung, IGN Jaya Saputra.

BALIEXPRESS.ID  – Dalam upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat serta wisatawan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung tengah merancang program integrasi CCTV antara pemerintah daerah, desa, dan pihak swasta.

Program ini menjadi langkah strategis dalam mendukung terwujudnya pariwisata yang aman dan berkualitas di Badung.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Badung, IGN Jaya Saputra, menjelaskan bahwa integrasi ini berbeda dari program pengadaan CCTV yang sedang berjalan.

Fokusnya adalah menyatukan sistem CCTV yang sudah terpasang di berbagai akomodasi wisata, khususnya yang mengarah ke area publik.

"Program ini bertujuan untuk menghubungkan CCTV milik akomodasi wisata dengan sistem pemerintah, demi memperkuat pengawasan dan pelayanan publik," ujar Jaya Saputra.

Inisiatif ini melibatkan kerja kolaboratif lintas sektor, termasuk Diskominfo, Dinas Pariwisata, Dinas Perizinan, Satpol PP, Kesbangpol Linmas, hingga Bagian Hukum Setda Badung. Tujuan besarnya adalah menciptakan ekosistem keamanan terpadu yang mendukung kenyamanan warga dan wisatawan.

“Integrasi CCTV ini bukan sekadar pengawasan, tapi bagian dari transformasi pelayanan publik menuju pariwisata yang aman dan nyaman,” tambahnya.

Program tersebut selaras dengan visi mengimplementasikan atau mewujudkan pariwisata Badung yang berkualitas berlandaskan nilai nangun sat kerti  loka Bali era kepemimpinan Bupati Badung Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Badung Bagus Alit Sucipta.

“Citra pariwisata merupakan harga mati  di kabupaten Badung. tentu dengan pariwisata yang memberikan kenyamanan, PAD Badung bertumpu pada Pariwisata juga bisa meningkat,” paparnya.

Mengenai teknis integrasi, sistem akan dihubungkan ke Badung Command Center, namun format aksesnya—apakah sebatas live access atau termasuk penyimpanan data—masih dalam tahap diskusi teknis lebih lanjut.

Program ini akan diberlakukan khusus untuk akomodasi wisata yang CCTV-nya mengarah ke area publik. Ke depan, seluruh pembangunan akomodasi baru diwajibkan memasang CCTV berstandar minimal 4 Megapixel.

"Untuk sekarang, kita manfaatkan sistem CCTV yang sudah ada. Namun ke depan, pemasangan CCTV dengan resolusi tinggi akan menjadi standar wajib. Beberapa kota seperti Surabaya, Semarang, dan Jakarta sudah lebih dulu menerapkannya,” jelas Jaya Saputra.

Dengan langkah ini, Pemkab Badung berharap keamanan kawasan wisata makin optimal dan kepercayaan wisatawan terhadap destinasi Badung semakin meningkat. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#cctv #keamanan #swasta #Integrasi #pemkab #badung