BALIEXPRESS.ID- Upaya perluasan lahan GOR atau Bangli Sport Center mendapat dukungan dari Polda Bali.
Belum lama ini, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta bertemu langsung dengan Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya. Pertemuan itu membahas kerja sama pemanfaatan lahan.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Bangli mendapat kabar baik bahwa Polda Bali akan menyerahkan asetnya seluas 24 are.
Aset yang berlokasi di Jalan Merdeka, Bangli itu saat ini digunakan sebagai rumah dinas kapolres dan wakapolres Bangli.
Di lahan tersebut juga terdapat TK Bhayangkara dan Sasana Bhayangkara.
“Kami saling hibah,” ujar Sedana Arta saat ditemui ketika memantau persiapan puncak HUT Kota Bangli di Alun-Alun Bangli, Jumat (9/5/2025).
Sebagai gantinya, Pemkab Bangli menyerahkan aset seluas sekitar 26 are yang berada di timur Alun-Alun Bangli.
Aset tersebut saat ini ditempati Kantor Dinas PMD Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, eks Gedung PU, serta gedung KONI Bangli.
“Nanti bangunan itu dibongkar, kami buatkan bangunan baru untuk kapolres, wakapolres, TK, dan sasana,” jelas Sedana Arta.
Lebih lanjut bupati asal Desa Sulahan, Kecamatan Susut ini menyampaikan bahwa pembangunan fisik baru akan dimulai pada tahun 2026.
Sementara tahun ini, Pemkab Bangli fokus pada perencanaan dan proses saling hibah antar-kedua institusi.
“Selama bangunan yang kami buatkan belum rampung, bangunan milik polres itu masih bisa ditempati,” tegas politikus PDIP tersebut.
Seperti diketahui, Pemkab Bangli melaksanakan pembangunan Bangli Sport Center yang telah dimulai secara bertahap sejak tahun 2022.
Tahap awal dimulai dengan pengadaan lahan, dilanjutkan pembangunan fisik tahap pertama pada 2024.
Tahun ini, pembangunan difokuskan pada pematangan lahan, khususnya di area aliran air yang belum ditangani tuntas tahun sebelumnya.
Anggaran pematangan lahan mencapai Rp1,2 miliar, namun hingga Mei ini, proyek tersebut belum mulai dikerjakan. (*)
Editor : I Made Mertawan