Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dijuluki Kabupaten Terkaya di Bali, Pemkab Badung Pinjam Uang Ratusan Miliar: Ini Rencana Alokasinya

Putu Resa Kertawedangga • Senin, 12 Mei 2025 | 22:11 WIB
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa.
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa.

BALIEXPRESS.ID – Meski dikenal sebagai kabupaten terkaya di Bali, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung mengakui perlu mengajukan pinjaman untuk mendanai proyek pembangunan infrastruktur strategis.

Salah satu prioritas utama adalah penanganan kemacetan lalu lintas, khususnya di kawasan pariwisata selatan.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menyatakan bahwa PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang dimiliki tidak sepenuhnya bisa dialokasikan untuk infrastruktur, mengingat masih banyak program lain yang membutuhkan anggaran.

Oleh karena itu, Pemkab Badung mengambil opsi pinjaman daerah sebagai solusi percepatan pembangunan.

“Kita tidak bisa menunggu terlalu lama untuk menangani persoalan kemacetan yang makin serius. Langkah cepat harus diambil, dan skema pinjaman menjadi opsi yang realistis,” ujar Bupati Adi Arnawa, Senin (12/5).

Dalam waktu dekat, Pemkab Badung merancang pembangunan Jalan Lingkar Barat yang merupakan bagian dari pengembangan Jalan Lingkar Selatan.

Jalur ini diharapkan mampu mengurai kemacetan, terutama yang terjadi saat wisatawan memadati kawasan Pura Uluwatu untuk menonton pertunjukan tari kecak.

“Kami telah mendorong alokasi anggaran Rp200 miliar untuk membangun jalan baru dari Pecatu menuju Melasti. Ini akan mengurangi beban lalu lintas di Jalan Uluwatu I,” jelasnya.

Tak hanya itu, Pemkab juga merencanakan koneksi Tol Bali Mandara ke kawasan Sawangan, serta memperluas jaringan jalan Gatot Subroto Barat yang akan disambungkan hingga Canggu dan Mengwi.

Terkait pembiayaan, Adi Arnawa menegaskan bahwa penggunaan PAD secara penuh tidak memungkinkan.

Oleh karena itu, Pemkab memilih menggunakan skema pinjaman daerah yang diperbolehkan secara regulasi.

“Kami sudah koordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak kreditur. Secara prinsip, Kementerian sudah menyatakan dukungan, dan PT SMI sebagai calon penyedia dana juga siap membantu,” tambah mantan Sekda Badung tersebut.

Meskipun nilai pinjaman belum diumumkan secara pasti, diskusi teknis dan pembahasan lanjutan tengah berlangsung.

Lebih jauh, Bupati Adi Arnawa menyebutkan bahwa proyek-proyek infrastruktur lain juga telah disiapkan, termasuk pelebaran jalan di kawasan Petitenget dan Berawa yang saat ini sedang dalam proses pembebasan lahan.

“Sebisa mungkin, kami akan kebut semua proyek yang bertujuan mengurangi kemacetan di Gumi Keris. Ini penting agar mobilitas warga dan wisatawan tidak terganggu,” pungkasnya. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#uang #pinjam #Terkaya #badung #Miliar #kabupaten