Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

WNA Inggris Diamankan Satpol PP Gianyar karena Bertingkah Aneh di Vila Tampaksiring

I Made Mertawan • Kamis, 22 Mei 2025 | 15:04 WIB
WNA asal Inggris diamankan Satpol PP Gianyar di Tatiapi Kaja, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Selasa (20/5/2025).
WNA asal Inggris diamankan Satpol PP Gianyar di Tatiapi Kaja, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Selasa (20/5/2025).

BALIEXPRESS.ID- Seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris membuat geger warga Tatiapi Kaja, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Selasa (20/5/2025).

Pria tersebut diketahui bernama Rupert Kimber,42. Informasi yang dihimpun, awalnya Rupert datang sendirian ke sebuah vila di wilayah tersebut.

Ia kemudian bertingkah aneh, seperti menggigit charger HP dan berbicara tidak jelas saat ditanya oleh staf vila.

Aksinya itu sempat mengganggu kenyamanan tamu lain hingga akhirnya staf vila melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Pria itu pun akhirnya diamankan oleh Satpol PP Gianyar tanpa perlawanan.

Kepala Satpol PP Gianyar I Made Watha membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan dari aparat desa terkait keberadaan seorang bule tanpa baju berperilaku tidak wajar di lingkungan pemukiman.

"Ketika diamankan, yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan. Ia kemudian dibawa ke kantor Satpol PP Gianyar untuk proses lebih lanjut," ujar Watha.

Setelah diperiksa, diketahui tidak ada pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan Rupert Kimber di wilayah Gianyar.

Oleh karena itu, ia kemudian diserahkan ke Kantor Imigrasi Denpasar untuk proses lebih lanjut.

Namun, karena ada indikasi gangguan kejiwaan, pihak Imigrasi memutuskan untuk merujuk Rupert ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah di Denpasar guna menjalani pemeriksaan kesehatan jiwa.

"Kami telah menyerahkan yang bersangkutan ke Imigrasi Denpasar. Namun karena ada dugaan gangguan jiwa, ia dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah untuk pemeriksaan kejiwaan," tambah Watha. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #gianyar #WNA Inggris