Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

110 Ormas Se-Bali Bersatu, Suara Damai dan Perlawanan terhadap Premanisme Menggema di Renon

Rika Riyanti • Sabtu, 24 Mei 2025 | 16:22 WIB

GOTONG ROYONG: Gelaran Karya Bakti Sosial Gass Poll (KBS-GP) yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali pada Jumat (23/5) bertempat diKantor Kesbangpol Provinsi
GOTONG ROYONG: Gelaran Karya Bakti Sosial Gass Poll (KBS-GP) yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali pada Jumat (23/5) bertempat diKantor Kesbangpol Provinsi

 

 

BALIEXPRESS.ID – Lebih dari sekadar aksi sosial, gelaran Karya Bakti Sosial Gass Poll (KBS-GP) yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali pada Jumat (23/5), menjelma menjadi momen penting konsolidasi kekuatan sipil.

Bertempat di Kantor Kesbangpol Provinsi Bali, Renon, kegiatan ini diwarnai dengan deklarasi damai ormas se-Bali dan prosesi pisah sambut kepemimpinan di tubuh Kesbangpol.

Sekitar 400 orang perwakilan dari 110 organisasi kemasyarakatan, paguyuban, dan komunitas hadir dan lantang menyuarakan komitmen bersama untuk menjaga keharmonisan Pulau Dewata.

Baca Juga: Dijuluki “Gubernur Lambe Turah”, Dedi Mulyadi Balas Sindiran Anggota DPR RI Andi Muawiyah Ramly

Dalam deklarasinya, mereka menyerukan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai agama, budaya, etika, serta norma kesusilaan—dan menolak keras bentuk premanisme yang kerap berlindung di balik kedok menjaga ketertiban.

Deklarasi itu juga menegaskan dukungan penuh terhadap Pemerintah Provinsi Bali, khususnya dalam menindak ormas yang mengarah pada kekerasan dan keresahan publik.

Visi pembangunan Nangun Sat Kerthi Loka Bali pun digaungkan sebagai arah bersama yang harus dijaga dalam bingkai persatuan.

Baca Juga: Apa Itu Kemarau Basah? Fenomena Tak Biasa yang Saat Ini Terjadi di Indonesia, Ini Penyebab dan Dampaknya

Dalam sambutannya, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali yang baru, Gede Suralaga, mengapresiasi semangat kolektif yang ditunjukkan oleh para peserta.

Ia menyebut kehadiran ratusan perwakilan komunitas ini sebagai bukti nyata dari kekompakan dan rasa kebersamaan yang telah terbangun selama ini.

“Saya sangat berbangga banyak mitra kerja, teman, sahabat ormas, yayasan, paguyuban, komunitas yang hadir hari ini. Hubungan yang selama ini sangat baik di bawah kepemimpinan Bapak Ngurah Wiryanata, mari kita lanjutkan untuk masa yang akan datang,” tegas Suralaga.

Baca Juga: Pria Pengangguran di Denpasar Ditangkap Bawa Sabu dan Ratusan Butir Ekstasi

Ia juga menekankan bahwa semua organisasi yang hadir adalah bagian dari mitra strategis pemerintah dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Jadi mohon kerjasamanya untuk bersama menjalin lagi persatuan dan kesatuan kita di kegiatan-kegiatan lain,” tambahnya.

Sementara itu, I Gusti Ngurah Wiryanata, yang kini resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Provinsi Bali, turut memberikan dukungan kepada penerusnya di Kesbangpol.

Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih: Solusi Nyata Menuju Kemandirian Ekonomi Kerakyatan

Ia meyakini transisi ini tak akan mengurangi keharmonisan antara pemerintah dengan kelompok sipil.

“Kita yakin momentum ini akan membawa terus kerukunan, kenyamanan, persaudaraan kita, bersama ormas serta komunitas lain lewat kebersamaan hampir tiga tahun ini yang sangat baik. Tanpa dukungan ormas, paguyuban, komunitas, semua tidak akan bisa terwujud,” ujar Wiryanata.

Kegiatan ditutup dengan pembagian paket sembako kepada masyarakat kurang mampu yang disalurkan oleh berbagai pihak, seperti DAG Indonesia, INTI Bali, Permabudhi Bali, Yayasan Sutro, AMP NKRI, hingga Kesbangpol sendiri.

Baca Juga: Misteri Speedboat Hilang di Nusa Penida, Ditemukan di Padangbai dengan Mesin Hilang

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh pejabat provinsi dan kabupaten, dengan dukungan dari tim terpadu pengawasan ormas, termasuk unsur Polda Bali, Kejaksaan, serta Kemenkumham Provinsi Bali.

Momentum ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga peneguhan sikap bahwa Bali tidak memberi ruang bagi intoleransi, intimidasi, dan premanisme.

Sebuah peringatan keras, bahwa ormas sejati adalah mereka yang berdiri tegak di sisi rakyat, menjaga damai, dan membangun bersama.(***)

Editor : Rika Riyanti
#bali #bhakti sosial #kesbangpol #ormas