Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sosok Putu Agus Panca Saputra, Akademisi yang Tekuni Dunia Pengusada, Aktif di YouTube hingga Hasilkan Minyak Herbal

I Putu Mardika • Jumat, 30 Mei 2025 | 23:15 WIB

Jro Panca
Jro Panca
BALIEXPRESS.ID-Tidak banyak bisa menemukan seorang pemuda yang menekuni dunia spiritual sejak dini sembari menjadi pengusada yang terjun dalam dunia pengobatan tradisional serta memadukan dengan dunia akademik.

Mungkin Putu Agus Panca Saputra, S.Pd., M.Pd. salah satunya. Namanya sudah tak asing lagi di kalangan akademisi dan pegiat spiritual di Bali, khususnya di Buleleng.

Pria kelahiran Pemaron, 9 Oktober 1991 ini bukan hanya dikenal sebagai dosen, tapi juga seorang penulis, praktisi spiritual, sekaligus peracik minyak herbal tradisional yang punya dedikasi kuat terhadap pelestarian budaya Hindu Bali.

Pria yang akrab disapa Jro Panca lahir dan dibesarkan di Banjar Dinas Dangin Margi, Desa Pemaron.

Jro Panca sejak kecil, sudah terbiasa tumbuh di lingkungan yang aktif dalam dunia pengobatan tradisional atau pengusada.

Sebelum terjun dalam dunia akademisi dan penekun spiritual, perjalanan kariernya terbilang menarik.

Baca Juga: Resmi Meluncur di Pasar otomotif Nasional, Segini Harga Suzuki Fronx di Bali

Ia sempat merantau sebagai room boy dan bartender di beberapa hotel besar di Bali seperti Ayana Resort, The Mulia, dan Novotel.

Langkahnya di dunia pendidikan dimulai dengan menempuh studi di STKIP Agama Hindu Singaraja.

Jro Panca kemudian menyelesaikan Sarjana Pendidikan tahun 2018, lalu melanjutkan ke jenjang Magister Pendidikan di STAH Negeri Mpu Kuturan dan lulus pada 2020. Sejak saat itu, ia aktif sebagai dosen dan terus mengembangkan diri di berbagai bidang pengabdian masyarakat.

Kini, Jro Panca menjabat sebagai Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) di STKIP Agama Hindu Singaraja. Sebelumnya, ia juga dipercaya memimpin Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Tak hanya itu, ia juga melatih mahasiswa dalam UKM Kaligrafi dan Futsal, membuktikan bahwa ia bukan tipe dosen yang hanya aktif di ruang kelas.

Baca Juga: Balapan Liar Tutup Akses Jalan, Polisi Bubarkan Pemuda di Simpang Watu Klotok

Tak hanya mengajar, Jro Panca juga dikenal sebagai praktisi spiritual. Ia mendirikan Sanggar Adyuta Dharma, sebuah komunitas budaya dan spiritual yang aktif mengadakan pelatihan, ritual, hingga diskusi seputar keagamaan.

Jro Panca juga rajin membagikan konten edukatif lewat channel YouTube Taksu Poleng, yang banyak diminati kalangan muda pencari makna hidup spiritual.

Kiprah spiritualnya semakin lengkap dengan kehadiran Minyak Kalimosada, produk herbal racikannya sendiri yang terinspirasi dari pengobatan tradisional Bali.

“Memang ada misi pelestarian kearifan lokal yang agar generasi sekarang tidak melupakan warisan leluhur. Saat ini peminat minyak herbal sangat tinggi. Karena tanpa efek samping,” imbuhnya.

Jro Panca juga memiliki pengalaman yang kuat di bidang penyuluhan agama Hindu, kaligrafi tradisional Bali, komunikasi spiritual, hingga produksi herbal. Ia juga dikenal sebagai pembicara aktif dalam seminar, workshop, serta pelatihan yang mengangkat isu-isu moderasi beragama dan budaya lokal.

Karyanya sebagai penulis pun tak kalah penting. Ia menerbitkan buku spiritual berjudul Laku Samudra yang berisi refleksi dan ajakan untuk menyelami kedalaman nilai-nilai dharma dalam kehidupan modern. Buku ini menjadi salah satu bentuk kontribusi intelektualnya dalam ranah keagamaan. (dik)

Editor : I Putu Mardika
#dosen #spiritual #jro panca #Taksu Poleng #pengusada #buleleng