Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ida Bagus Gede Pujawan, Upayakan Desa Wisata Sangeh Berkembang Jadi Ramayana Park

Putu Resa Kertawedangga • Selasa, 10 Juni 2025 | 19:52 WIB

Ketua Desa Wisata Sangeh, Ida Bagus Gede Pujawan (tengah).
Ketua Desa Wisata Sangeh, Ida Bagus Gede Pujawan (tengah).

BALIEXPRESS.ID - Ida Bagus Gede Pujawan kini merupakan Ketua Desa Wisata Sangeh.

Dirinya pun mengemban tugas besar menggaet wisatawan untuk mengunjungi desa tercinta.

Bahkan ada idenya yang ingin menjadikan Desa Wisata Sangeh menjadi Ramayana Park.

Baca Juga: Pekak Petruk Absen di PKB 2025, Netizen Geram: Legend tak Tergantikan

Sejumlah upaya pun dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan, seperti mempromosikan Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Pala Sangeh dan Taman Mumbul.

Dibalik kesibukannya, Pujawan menceritakan, dirinya ditugaskan sebagai pemimpin desa wisata sejak tahun 2023.

Sejak saat itu ayah dari empat putra ini terus berupaya menggaet wisatawan.

Baca Juga: Pekak Petruk Absen di PKB 2025, Netizen Geram: Legend tak Tergantikan

Bahkan setelah dirinya menjabat, Pujawan mendapatkan tugas tambahan sebagai Ketua Pengelola DTW Alas Pala atau nama kerennya Monkey Forest Sangeh.

“Ketua desa wisata sudah dua tahunanan. Kalau Ketua Pengelola obyek wisats dari September 2023,” ujarnya, Senin (9/6).

Selama bertugas memang banyak hal yang telah dilakukan, bahkan dirinya membuat paket wisata untuk mempromosikan dua obyek.

Baca Juga: Unik dan Viral! Agung Ketut Rai Curi Perhatian Lewat Lagu ‘Timpal Sirep’, Begini Liriknya

Pertama paket wisata monkey feeding dengan harga Rp 50 ribu untuk anak-anak, dan Rp 75 ribu untuk dewasa.

Paket ini termasuk tiket masuk DTW Alas Pala Sangeh, air mineral, kacang untuk makanan monyet, dan asuransi.

Kemudian ada paket bundling yaitu, monkey feeding dan fish feeding. Paket kedua ini seharga Rp 85 ribu untuk anak-anak dan Rp 100 ribu untuk dewasa.

Paket wisata bundling ini mendapatkan tiket masuk ke dua obyek wisata, yakni Monkey Forest Sangeh dan Taman mumbul.

Kemudian seluruh paket mendapatkan air mineral, makanan monyet dan ikan, serta asuransi.

“Paket wisata ini kami luncurkan sejak Januari 2024,” ucap kakek dari satu cucu tersebut.

Meski hanya lulusan SMA, Pujawan terus berusaha maksimal.

Dirinya yang memiliki pengalaman di bidang pariwisata juga melakukan promosi kepada agen travel demi meningkatkan kunjungan.

“Ilmu saya hanya tiga, promosi, relas, dan sinergi. Saya dor to dor ke agen-agen dan sebarkan paket list sama teman-teman komunitas driver,” papar pria kelahiran 27 Februari 1978.

Mimpi besarnya kini adalah menjadikan dua obyek wisata di Sangeh berkembang. Bahkan ia memiliki ide untuk menambah aktivitas di DTW Alas Pala Sangeh.

Terlebih kunjungan wisatawan ke monkey forest ini sangat terpengaruh dari cuaca.

Pujawan kini telah merancang pembangunan Patung Ramayana, sehingga nantinya ada ikon baru.

Rencananya pembangunan patung ini akan menggunakan dana Desa Sangeh.

“Desa Wisata Sangeh harapannya nanti menjadi desa wisata yang ikonik. Seperti yang kita ketahui setiap desa wisata memiliki kelebihan masing-masing sama seperti Sangeh Monkey Forest,” paparnya.

Ia menambahkan, konsep dari Alas Pala Sangeh nantinya mengangkat ‘The Story of Ramayana’.

Selain penambahan patung akan dilakukan edukasi kepada wisatawan.

Melalui hal ini diharapkan kunjungan wisatawan dapat terus meningkat, namun hutan untuk kawanan monyet tetap terjaga.

“Jadi hutan tetap terjaga, tetapi track di dalamnya akan saya tambah. Secara global nantinya Desa Sangeh akan menjadi Ramayana Park, ada konsep gapura desa wisata yang bercerita tentang Ramayana. Agar menjadi Ikon satu-satunya yang ada di Bali,” jelasnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#Alas Pala Sangeh #monkey forest #desa wisata #ramayana #sangeh