SINGARAJA, BALI EXPRESS – Siapa sangka, hobi main air di halaman rumah bisa mengantar seorang bocah perempuan ke panggung olahraga bergengsi? Inilah kisah inspiratif Gusti Ayu Made Widya Nugraha, siswi kelas IV SDN 1 Paket Agung, yang kini jadi buah bibir di dunia renang Buleleng.
Widya—begitu ia akrab disapa—memang sejak kecil suka main air. Bukan di kolam mewah, bukan pula di pantai, tapi cukup di halaman rumah. Alih-alih memarahi, orang tuanya justru melihat potensi dari kebiasaan itu. Mereka pun sepakat mengarahkan hobi Widya ke jalur yang lebih positif.
Saat usianya baru 8 tahun, Widya resmi mulai menekuni dunia renang. Ia didaftarkan les renang oleh kedua orang tuanya di salah satu klub renang di Buleleng: Mola-Mola Swimming Club. Dari sanalah kisah emas ini dimulai.
Pelatihnya, Owen Kartika, langsung menangkap potensi Widya. Ia pun diarahkan fokus mengasah teknik di gaya dada. Meski sempat kaku dan belum luwes, Widya tak menyerah. Hampir setiap sore, ia berlatih di Kolam Renang Nirmala Asri. Bahkan saat teman-teman sebayanya asyik bermain, Widya justru sibuk membelah air kolam.
Tentu tak mudah bagi seorang anak kecil untuk konsisten. Tapi berkat dukungan penuh dari orang tua dan pelatih, Widya terus semangat. Tekad pantang menyerah itulah yang akhirnya membuahkan hasil.
Satu per satu prestasi pun datang. Dinding rumah keluarga Widya kini penuh gantungan medali. Tercatat, sedikitnya enam medali emas berhasil diraihnya dari berbagai kejuaraan lokal. Mulai dari Singaraja Cup III 2023, Mola-Mola Cup 2023, Kejuaraan HUT ke-58 Yonif Raider 900, hingga ajang kejuaraan renang kelompok umur Akuatik Buleleng Oktober 2024.
Baca Juga: Dari Xiamen ke Desa-desa, Jejak Arlan Membangun Energi Bersih
Tak hanya menang, Widya bahkan dinobatkan sebagai atlet terbaik di kelompok usianya. Capaian itu jadi bukti bahwa Widya bukan sekadar hobi renang, tapi benar-benar punya bakat dan semangat sebagai atlet sejati.
Prestasinya di Buleleng tak berhenti sampai di situ. Baru-baru ini, Widya naik kelas ke tingkat provinsi. Ia dipercaya mewakili Buleleng dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2025. Meski baru pertama kali tampil di level ini, Widya langsung menggebrak. Ia sukses membawa pulang medali perunggu di nomor 100 meter gaya punggung putri kategori SD.
“Saya ingin jadi atlet yang hebat. Supaya bisa ikut kejuaraan sampai tingkat nasional,” kata Widya penuh semangat.
Sang ibu, Ni Gusti Ayu Putu Wahyuni, tak pernah lelah mendampingi. Baginya, selama anaknya menyalurkan minat ke arah positif, keluarga akan selalu mendukung. “Apalagi sekarang sudah menunjukkan prestasi,” ujarnya bangga.
Kini, nama Gusti Ayu Made Widya Nugraha tak cuma dikenal di sekolah. Ia juga mulai diperhitungkan sebagai salah satu atlet muda masa depan yang bisa mengharumkan nama Buleleng, bahkan Bali. Dari halaman rumah, kini ia berenang menuju mimpi-mimpi besar. ***
Editor : Dian Suryantini