Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Riana Putra Resmi Jabat Sekda Bangli, Buka Suara soal Tantangan Besar yang Dihadapi

I Made Mertawan • Sabtu, 14 Juni 2025 | 14:47 WIB
Sekda Bangli I Dewa Bagus Riana Putra.
Sekda Bangli I Dewa Bagus Riana Putra.

BALIEXPRESS.ID- Struktur birokrasi Pemkab Bangli kini memiliki nahkoda baru di posisi strategis.

I Dewa Bagus Riana Putra resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Bangli setelah dilantik langsung oleh Bupati Sang Nyoman Sedana Arta, Jumat (13/6/2025), di Gedung Bhukti Mukti Bhakti.

Pelantikan Riana Putra ini sekaligus mengakhiri masa jabatan sementara yang sebelumnya diemban oleh I Made Ari Pulasari sebagai Penjabat Sekda.

Baca Juga: Profil Lengkap Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara yang Dikabarkan Dekat dengan Dedi Mulyadi

Proses seleksi jabatan tinggi ini telah dilalui secara terbuka dan ketat, dengan Riana Putra berhasil menempati posisi teratas dari tiga kandidat utama yang disaring oleh panitia seleksi.

Bupati yang berasal dari Desa Sulahan, Kecamatan Susut ini juga menegaskan bahwa Sekda memiliki tanggung jawab besar sebagai penggerak roda administrasi.

Ia pun berharap pejabat yang baru dilantik mampu mendorong efisiensi, meningkatkan tata kelola, dan memastikan semua lini perangkat daerah berjalan sesuai arah pembangunan yang telah dirancang.

Sebelum dipercaya menempati jabatan Sekda, Riana Putra telah menorehkan pengalaman di beberapa posisi strategis, salah satunya sebagai Kepala Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD), serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Dengan latar belakang birokrasi yang mumpuni, harapan besar kini diletakkan di pundak Riana Putra untuk membawa reformasi nyata di lingkungan pemerintahan Bangli.

Sementara itu, Riana Putra menyampaikan bahwa tugas utama sekda adalah membantu bupati dalam menjabarkan kebijakan daerah.

Ia harus mampu menjabarkan visi dan misi bupati yang tertuang dalam RPJMD, renstra dan renja OPD.

Riana juga menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menilai kontribusi PAD terhadap pembangunan Bangli saat ini masih belum signifikan.

Pembangunan daerah masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat dan provinsi.

“Kalau menghilangkan (ketergantungan dana transfer,Red) tidak bisa. Kami secara perlahan-lahan bagaimana mengurangi ketergantungan pusat dengan peningkatan PAD,” jelas birokrat asal Desa Kayubihi, Bangli ini. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#Bupati Bangli #Riana Putra #sedana arta #Sekda Bangli