Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Travel Warning Australia, Arya Wedakarna Imbau Warga Bali Tidak Hanya Andalkan Pariwisata

Komang Wira Muliartana • Selasa, 17 Juni 2025 | 15:03 WIB

Travel Warning Australia, Arya Wedakarna Serukan Diversifikasi Profesi
Travel Warning Australia, Arya Wedakarna Serukan Diversifikasi Profesi

BALIEXPRESS.ID-Menanggapi keputusan pemerintah Australia yang mengeluarkan travel warning untuk warganya yang hendak bepergian ke Bali, senator asal Bali, Arya Wedakarna, menyampaikan kekhawatirannya terhadap dampak yang akan timbul bagi sektor pariwisata di Pulau Dewata.

Baca Juga: Ketegasan Presiden Prabowo Selesaikan Sengketa Administratif Empat Pulau di Perbatasan Aceh-Sumatera Utara

Melalui unggahan di media sosialnya yang beredar luas, Arya menyoroti potensi menurunnya jumlah wisatawan Australia, salah satu pasar utama pariwisata Bali.

“Wisatawan Australia sudah ada travel warning. Wisatawan Bali akan sepi!” tulis Arya melalui akun Instagram pribadinya @aryawedakarna.

Sebagai tanggapan atas situasi ini, Arya Wedakarna mengajak masyarakat Bali, terutama generasi muda, untuk mulai mencari solusi jangka panjang dengan tidak semata-mata menggantungkan masa depan pada industri pariwisata.

“Kita carikan SOLUSI. Kita support sekolah non-pariwisata. Yuk banting stir ke pertanian, peternakan, perikanan, perkantoran, kelautan, teknik, perbengkelan, digital bisnis dan wirausaha serta perbankan,” tulisnya.

Baca Juga: Apresiasi Kepemimpinan Tegas Presiden Prabowo Selesaikan Sengketa 4 Pulau di Perbatasan Aceh-Sumatera Utara

Arya juga menekankan pentingnya menghindari ketergantungan terhadap lembaga kursus atau sekolah berbasis pariwisata, karena menurutnya sektor ini sangat rentan terhadap guncangan global seperti pandemi atau kebijakan luar negeri, termasuk travel warning.

“Hindari jalur pariwisata karena akan banyak pengangguran lulusan SMK pariwisata, lembaga kursus, dan sekolah pariwisata. Hindari kerja luar negeri karena global sedang krisis,” tambahnya.

Ia menutup pesannya dengan ajakan kepada para orang tua dan generasi muda untuk berpikir lebih luas dan cerdas dalam merencanakan masa depan, serta tidak semata-mata berharap pada pekerjaan di sektor hospitality sebagai daily worker (DW) yang tidak menjanjikan stabilitas jangka panjang.

“Jangan gantungkan dirimu pada dunia pariwisata. Ayo berpikir cerdas, selamatkan masa depan anak muda agar tidak jadi pegawai DW,” tegasnya.

Pernyataan Arya Wedakarna ini menuai beragam respons dari warganet di media sosial.

Baca Juga: Kritik Tambang Dipertegas, Dedi Mulyadi: Tak Ada Negeri Makmur dari Hasil Tambang

“Setuju. Bali jangan terlalu mengandalkan pariwisata aja. Banyak yang lain yg bisa diolah. Pertanian, peeternakan, perikanan, dll,” tulis akun @evirumondang

“YEN NU NEGAK-NEGAK DIKANTOR NGANTOSANG INFORMASI, SING TAEN TURUN KELAPANGAN SING KEL MERAGATIN APE,” tulis akun @panjikumaraa

“Bali sudah tidak baik-baik saja,” tulis akun @sudawisesa

Editor : Wiwin Meliana
#arya wedakarna #pariwisata #Travel Warning Australia