Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Lengkap Perkelahian Maut di Tejakula Gegara Domino dan Arak: Pelaku Baru Tahu Rekannya Tewas Setelah Bangun Tidur

Nyoman Suarna • Kamis, 19 Juni 2025 | 20:59 WIB
DIAMANKAN: Pelaku GS diamankan Polsek Tejakula setelah menikam rekannya hingga tewas saat main domino sambil minum arak.
DIAMANKAN: Pelaku GS diamankan Polsek Tejakula setelah menikam rekannya hingga tewas saat main domino sambil minum arak.

BALIEXPRESS.ID – Perkelahian berdarah mengguncang Banjar Dinas Kelodan, Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, Buleleng.

Seorang pria bernama Nyoman Sukasna alias Nyoman Kana (48) ditemukan tewas bersimbah darah setelah ditikam menggunakan pisau dapur oleh rekannya sendiri, GS alias Gede Boy (49), usai bermain domino dan menenggak arak.

Insiden maut ini terjadi pada Rabu dini hari (18/6/2025) sekitar pukul 01.00 WITA dan dipicu oleh pertengkaran akibat permainan domino berujung emosi, yang dibumbui alkohol dan emosi tak terkendali.

Kejadian bermula Selasa sore (17/6), saat korban datang dalam kondisi mabuk ke rumah pelaku di Banjar Dinas Kelodan.

Mereka bermain domino dengan kesepakatan unik: siapa kalah harus minum arak.

Permainan yang awalnya hanya hiburan itu perlahan berubah menjadi adu gengsi dan emosi.

Tak lama, dua anggota keluarga pelaku — sang paman, I Goyang, dan ayahnya, Nyoman Darmada — ikut bergabung, namun hanya sebentar.

Sekitar pukul 17.30 WITA, keduanya pulang, menyisakan korban dan pelaku yang terus berjudi sambil minum arak.

Memasuki pukul 21.00 WITA, suasana memanas. Sukasna yang kalah terus-menerus mulai tidak terima dan naik pitam.

Ia lantas menuju dapur dan mengambil pisau pengutik sepanjang 20 cm, lalu menikam tangan kiri pelaku.

Pertengkaran berubah menjadi duel maut. Mereka saling dorong, berebut pisau, hingga korban sempat membenturkan kepala pelaku ke tembok.

Baca Juga: NAHAS! Pemuda Tewas Usai Tabrak Truk Parkir di Jalan Raya Banjarangkan

Namun, GS berhasil merebut pisau dari tangan Sukasna dan melancarkan tikaman ke arah dada korban, yang membuatnya roboh bersimbah darah.

“Setelah menikam, pelaku justru masuk ke kamar dan tidur,” ungkap Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika, Rabu (18/6).

Sekitar pukul 01.00 WITA, pelaku terbangun dan mengecek kondisi korban yang ternyata sudah tidak bernyawa.

Panik, ia membuang pisau ke kebun kakao di samping rumah, lalu melapor ke Kelian Adat, Komang Murdiartono. Informasi kemudian diteruskan ke Bhabinkamtibmas Desa Madenan.

Setibanya di lokasi, polisi menemukan korban sudah tak bernyawa dengan luka tikaman yang dalam di bagian dada.

Pisau dapur yang digunakan sebagai senjata telah diamankan sebagai barang bukti, dan pelaku kini ditahan oleh pihak kepolisian.

“Pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti pisau sepanjang 20 cm,” kata AKP Gede Darma.

Tragedi ini menambah daftar panjang kasus kekerasan yang dipicu miras dan perjudian.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mencampur aktivitas sosial dengan konsumsi alkohol berlebihan yang bisa memicu tindakan tak terkendali. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#tewas #domino #perkelahian #tejakula #Bangun #tidur #arak