Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

PAD Tabanan Dinilai Masih Rendah, Komisi III DPRD Ungkap Potensi yang Belum Digarap Maksimal

IGA Kusuma Yoni • Sabtu, 21 Juni 2025 | 15:43 WIB
Ilustrasi PAD
Ilustrasi PAD

BALIEXPRESS.ID- Potensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Tabanan sangat banyak.

Hanya saja,  hingga Juni 2025, serapan PAD di Kabupaten Tabanan masih sangat kecil.

Ketua Komisi III DPRD Tabanan, AA Nyoman Darma Putra, mengungkapkan masih rendahnya serapan PAD Kabupaten Tabanan akibat sejumlah sektor yang seharusnya mampu mendorong peningkatan PAD justru belum tergarap secara maksimal, sehingga pendapatan daerah terkesan stagnan.

“Potensi yang bisa kita angkat sudah jelas terlihat di sektor-sektor yang sebelumnya telah dibahas, seperti opsen pajak, pengelolaan tiket masuk (e-ticketing), serta pemanfaatan aset daerah,” ujar Darma Putra, Jumat (20/6/2025).

Dilanjutkan Darma Putra, sektor pajak dan retribusi sebagai sumber utama PAD saat ini mengalami stagnasi atau bahkan minim perkembangan.

Untuk itu, anggota Komisi III bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil kan segera menggelar rapat khusus guna fokus membahas langkah-langkah strategis percepatan pendapatan daerah.

Salah satu celah peningkatan PAD adalah penerapan sistem e-ticketing yang hingga kini belum berjalan maksimal.

“E-ticketing ini jelas-jelas bisa meningkatkan APBD kita, namun ini belum jalan dari lima tahun belakangan,” tegasnya.

Politikus PDIP yang akrab disapa Gung Baron itu juga menekankan perlunya sinergi dan keseriusan semua pihak, baik dari eksekutif maupun legislatif, dalam menggali potensi daerah yang selama ini belum tergarap maksimal.

Hal tersebut menurutnya hanya bisa dicapai jika seluruh OPD penghasil berjalan seirama dengan DPRD.

Komisi III juga akan melakukan peninjauan langsung ke masing-masing OPD, terutama Dinas Pendapatan Daerah, untuk mengetahui secara mendalam apa saja kendala dalam mengoptimalkan pemasukan daerah.

“Langkah tersebut diharapkan bisa menjadi awal pembenahan menyeluruh dalam pengelolaan potensi PAD, sekaligus memastikan semua potensi yang ada bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pembangunan daerah,” harapnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#DPRD Tabanan #pad #tabanan