Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kebakaran Warung Nasi Tekor Badak Denpasar, Motor Ikut Ludes, Karyawan Dilarikan ke Puskesmas

I Gede Paramasutha • Senin, 23 Juni 2025 | 19:11 WIB
Bangunan Warung Badak hangus setelah diamuk si jago merah. (Bali Express/istimewa)
Bangunan Warung Badak hangus setelah diamuk si jago merah. (Bali Express/istimewa)

BALIEXPRESS.ID - Karyawan Warung Nasi Tekor Badak, Jalan Badak 1, Desa Sumerta Kelod, Denpasar Timur, dibuat panik pada Senin (23/6), pukul 08.00 WITA. Pasalnya, tempat keja mereka dilanda kebakaran.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, sebelum kebakaran terjadi, para karyawan inisial AVR, 21, dan N, 20, sempat melakukan persiapan untuk membuka Warung Nasi Tekor Badak, sekitar pukul 06.00 WITA.

Setelah itu, pekerja yang tinggal di mess Warung Nasi Tekor Badak tersebut kembali ke kamarnya untuk istirahat.

Berselang beberapa saat kemudian, tiba-tiba tercium baru terbakar.

Sehingga, keduanya pun mengecek sumber bau tersebut.

Tak disangka, sudah ada asap pekat disertai api yang membesar.

"Api diduga bermula dari area tempat saji makanan yang berdampingan dengan kamar pemilik warung," bebernya.

Maka, saksi-saksi meminta pertolongan warga sekitar untuk bersama-sama memadamkan api.

Namun, lantaran struktur bangunan sebagian besar terbuat dari kayu, api dengan cepat membesar dan melalap warung.

Satu unit sepeda motor Honda Supra yang terparkir di tempat kejadian perkara (TKP) tak luput dari amukan si jago merah.

Beberapa menit setelah itu, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar tiba di lokasi.

"Sebanyak empat unit mobil pemadam dikerahkan," tambahnya.

Kebakaran tersebut akhirnya bisa dipadamkan sekitar pukul 09.00 WITA.

Sayangnya, satu blok ruangan tempat saji yang terbuat dari tiang kayu, satu unit kulkas, dan satu motor sudah hangus.

Selain itu, saksi N disebut mengalami sesak napas akibat menghirup asap.

Ia segera dilarikan ke Puskesmas I Denpasar Timur untuk mendapatkan perawatan medis.

Adapun akibat dari insiden tersebut, pemilik tempat usaha inisial KS, 60, ditafsirkan mengalami kerugian Rp 100 juta. 

Menurut keterangan pemilik maupun saksi-saksi, diduga penyebab kejadian ini adalah korsleting listrik di area tempat saji makanan.

"Dari pihak pemilik menganggap kejadian ini sebagai musibah dan tidak melaporkan ke pihak kepolisian," pungkasnya. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#denpasar #Nasi Tekor Badak #warung #kebakaran