BALIEXPRESS.ID-Pengunjung Objek Wisata Pelabuhan Buleleng digegerkan dengan duel berdarah pada Selasa (24/06/2025) sekitar pukul 15.30 sore.
Baca Juga: Honda Track Day 2025, 29 Riders Vario 160 Bali Terpilih Rasakan Sensasi Balap di Mandalika
Dalam video yang beredar dan viral di media sosial, terlihat empat orang pemuda terlibat baku hantam, tak jauh dari Museum Sunda Kecil.
Aksi perkelahian itu terekam dalam video berdurasi 30 menit. Terlihat dua orang pemuda bergumul di tengah jalan, sementara dua orang lainnya berkelahi di dekat klenteng.
Baca Juga: Profil Joao Ferrari, Pilar Baru Bali United yang Pernah ‘Hadiahkan’ Gol Bunuh Diri di Stadion Dipta
Ada tiga unit sepeda motor di sana. Masing-masing satu unit Yamaha Mio tanpa nomor polisi, satu unit Honda Vario, dan satu unit Yamaha NMAX.
Dua sepeda motor terakhir, tidak terlihat jelas nomor polisinya.
Puncak ketegangan terekam jelas saat seorang pemuda berbaju hitam dan celana panjang hitam, yang belakangan diketahui bernama I Gede Sandy F Putra (21), warga Jalan Pulau Selayar, Kelurahan Kampung Baru, berteriak histeris meminta tolong.
Baca Juga: Bali United Resmi Perkenalkan Joao Ferrari, Dianggap Tampil Impresif saat Bela PSIS
"Pak tolong pak, ngabe tiuk ne pak, ngabe tiuk (pak tolong pak, bawa pisau ini pak, bawa pisau)," teriaknya, menggema di tengah pertikaian.
Teriakan tersebut segera menarik perhatian sejumlah warga yang langsung mendekat untuk melerai.
Sandy F Putra berhasil melarikan diri, namun dari kaki kirinya terlihat jelas darah segar mengalir deras, menguatkan dugaan luka tusuk.
Sementara itu Polres Buleleng membenarkan kejadian tersebut.
Bahkan pihaknya sudah melakukan menerjunkan Tim SIGAP Polsek Singaraja.
“Mohon dukungan seluruh warga masyarakat sehingga kejadian ini segera dapat diungkap,” tulis keterangan akun @polresbuleleng_110.
Editor : Wiwin Meliana