AMOR ING ACINTYA! Truk Molen Hantam Patung Ganesha dan Renggut Nyawa Anggota Linmas di Buleleng! Apa yang Sebenarnya Terjadi?
I Putu Suyatra• Senin, 30 Juni 2025 | 04:03 WIB
CEK TKP: Aparat kepolisian dari Polsek Kubutambahan mengecek TKP kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Singaraja-Kubutambahan. (Polres Buleleng)
BALIEXPRESS.ID – Sebuah kecelakaan maut mengguncang Simpang Tiga Desa Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, Minggu malam (29/6/2025).
Sebuah truk molen bermuatan berat lepas kendali, menabrak pengendara sepeda motor, dan menghancurkan Patung Ganesha kebanggaan Desa Adat Kubutambahan.
Tragisnya, insiden ini merenggut satu nyawa di lokasi kejadian.
Peristiwa mengerikan ini terjadi sekitar pukul 18.45 WITA di Jalan Raya Singaraja-Kintamani.
Truk molen semen Aruna Jaya DK 8544 XX, yang melaju dari Kintamani menuju Singaraja, tiba-tiba hilang kendali saat melintasi tikungan Simpang Tiga Banjar Dinas Pasek.
Tanpa ampun, truk tersebut langsung menghantam sepeda motor yang melintas sebelum akhirnya menabrak dan meratakan Patung Ganesha yang berdiri megah di persimpangan.
Anggota Linmas Jadi Korban Jiwa, Diduga Rem Blong Jadi Penyebab?
Korban meninggal dunia dalam kecelakaan ini diketahui adalah I Nyoman Budiasa, seorang anggota Linmas Desa Kubutambahan.
Ia tewas seketika di lokasi kejadian akibat luka berat yang dideritanya.
Sementara itu, sopir dan kernet truk molen mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Menurut Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalinda Diaz, dugaan awal menyebutkan rem blong sebagai penyebab utama kecelakaan.
"Truk molen mengalami rem blong saat melaju menurun dari arah selatan. Sopir kehilangan kendali, hingga akhirnya menabrak pengendara motor dan menghancurkan Patung Ganesha yang merupakan simbol keagamaan milik Desa Adat,” jelas Iptu Yohana.
Diduga, rem blong sudah terjadi sekitar 200 meter sebelum lokasi kejadian, yang membuat sopir nekat menabrakkan kendaraannya pada tugu di tengah jalan demi menghentikan laju truk.
Kerugian Besar, Penyelidikan Mendalam Terus Berlanjut!
Selain menewaskan I Nyoman Budiasa, kecelakaan ini juga menyebabkan satu unit sepeda motor rusak parah tak berbentuk.
Lebih dari itu, Patung Ganesha, yang selama ini menjadi landmark dan memiliki nilai spiritual tinggi bagi warga Desa Adat Kubutambahan, kini hancur rata dengan tanah.
Unit Lantas Polsek Kubutambahan segera tiba di lokasi untuk mengevakuasi korban, mengatur lalu lintas, mengamankan area, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Hingga saat ini, penyelidikan intensif masih terus berlangsung untuk memastikan penyebab teknis rem blong serta kemungkinan adanya kelalaian dalam perawatan kendaraan.
Tragedi ini menjadi pengingat pahit tentang pentingnya keselamatan berkendara dan perawatan kendaraan berat.
Akankah ada faktor lain di balik kecelakaan mematikan ini? Kita nantikan hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian. ***