BALIEXPRESS.ID-Gunung Rinjani kembali memakan korban. Setelah evakuasi pendaki asal Brasil selesai dilakukan, kini seorang pendaki asal Malaysia bernama Nazli Bin Awang Mahat (47) dilaporkan mengalami kecelakaan saat melakukan pendakian di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (27/6/2025) sekitar pukul 14.20 WITA.
Baca Juga: Terekam CCTV! Pencurian Helm Terjadi di Taman Griya Jimbaran, Begini Ciri-Ciri Pelaku
Dalam unggahan akun Instagram @jawapos pada Minggu, 29 Juni 2025.
Nazli dilaporkan terjatuh sekitar 200 meter sebelum jembatan menuju Danau Segara Anak, salah satu titik favorit para pendaki.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami cedera serius berupa patah tulang pada bagian pinggang serta luka di bagian kepala.
Baca Juga: Mimih! Ceceran Solar di Tanjakan Goa Gong Jimbaran, Sejumlah Kendaraan Tergelincir
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), Yarman, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa tim evakuasi segera dikerahkan begitu laporan diterima.
"Informasi awal memang benar, korban masih bisa berjalan pelan walau ada cedera di kaki dan benturan di kepala. Tim kami sudah dalam perjalanan ke lokasi untuk penanganan darurat," ujar Yarman, dikutip dari Lombok Post, Senin (30/6).
Peristiwa ini terjadi hanya selang beberapa waktu setelah tim BTNGR sukses mengevakuasi Juliana De Souza Pereira Marins, pendaki asal Brasil yang sebelumnya juga mengalami insiden di jalur pendakian Gunung Rinjani.
Baca Juga: Bus Melaju Mundur dan Tabrak Tembok di Dekat RS Surya Husada Ubung, Ternyata Bukan Kejadian Pertama
BTNGR kembali mengingatkan para pendaki untuk mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan perlengkapan yang memadai sebelum mendaki. Mereka juga menekankan pentingnya menggunakan jasa pemandu berpengalaman, khususnya bagi wisatawan asing.
Unggahan tersebut menuai berbagai komentar dari warganet di media sosial.
“Viral terus Rinjani,” tulis akun @muhamadidrus3232
“Tutup aja tuh lokasi pendakian, bahaya, tp imbasnya ke perekonomian sekitar jg lumayan terdampak sih, serba salah deh,” tulis akun @adicholis12
“Bagi pemula please klo gtw medan jalur pendakian cukup berbahaya. Jgn menyalahkan tim SAR udah berusaha semaksimal mgkn,” tulis akun @ikatama_handmade
Editor : Wiwin Meliana