Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

WASPADA! Warganet Bali Curhat Tertipu Modus Penjualan Masker Bermodus Anak Sakit, Dijual dengan Harga Fantastis

Komang Wira Muliartana • Senin, 30 Juni 2025 | 18:28 WIB

Warganet Bali Curhat Tertipu Modus Penjualan Masker Bermodus Anak Sakit
Warganet Bali Curhat Tertipu Modus Penjualan Masker Bermodus Anak Sakit

BALIEXPRESS.ID-Jagat maya tengah diramaikan oleh keluhan para warganet yang mengaku menjadi korban penipuan berkedok donasi untuk anak kecil yang sakit, dengan modus penjualan masker wajah dengan harga tidak wajar.

 Cerita ini pertama kali mencuat setelah diunggah oleh akun TikTok bernama @bbykimchiy, dan langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Baca Juga: Pasca Insiden Pendaki Jatuh, Agam Rinjani Dorong Standar Keselamatan di Gunung Rinjani

Modusnya terbilang unik dan menyentuh. Seorang wanita datang menawarkan masker dengan harga tinggi, sambil menunjukkan foto seorang anak kecil dengan tangan bengkok, mengaku sedang membutuhkan dana untuk operasi.

Banyak netizen mengaku terharu dan tergerak hati hingga rela memberikan uang lebih.

"Wahh anjirr, gue di Canggu kena 250 ribu kuy! Masker 3 biji 50 ribu, sama drama cerita panjang lebar. Karena tersentuh ceritanya sambil nangis dan nunjukin foto anak kecilnya, aku jadi iba dan aku kasih tambahan 200. Ternyata modus anjirr," tulis akun @teddybearprisle.

Baca Juga: Evakuasi Pendaki Brasil di Rinjani, Agam Rinjani Ungkap Kronologi Misi Penyelamatan

Cerita serupa datang dari akun @sebutsaja_wayan yang menuliskan, "Itu ibu-ibu ngaku ngumpulin donasi buat anak kecil operasi karena kecelakaan, terus jualin masker Bioaqua 4 pcs 500 ribu!"

Tak hanya di satu lokasi, aksi wanita ini dilaporkan terjadi di Canggu, Sanur, Kuta, bahkan hingga ke toko-toko kecil pada malam hari. Akun @obat.batuk menuturkan pengalamannya

"Beberapa bulan lalu ibu ini masuk ke toko malem-malem, nunjukin foto tangan anak kecil bengkok, katanya bukan minta-minta karena bawa barang. Tapi bilang itu dana punia. Aku beli 2 masker 15 ribu/pcs, total disuruh 50 ribu karena katanya harus dana punia 20 ribu. Lah, nggak dijelasin dari awal!"

Baca Juga: Liburan Sekolah Lebih Bermakna Bersama Archipelago Dengan School Holideals

Banyak netizen mulai menyadari adanya pola dan cerita yang sama, mulai dari harga masker yang tak masuk akal, foto anak kecil dengan kondisi yang sama, hingga alasan tidak ada lembaga resmi di balik "donasi" yang ditawarkan.

"Wah aku kena di pantai Sanur, jangan-jangan itu foto anak kecil yang sama waktu ditunjukin ke aku kak," komentar akun @fishjustblubblub.
"Aku juga pernah kena kak, di pantai Kuta. Aku beli lagi maskernya 3 biji 50 ribu, dikasih lihat HP ada anak kecil tangan bengkok," sahut akun @dektasari.

Baca Juga: Viral! Spesialis Pencuri Helm Beraksi di Kuta Selatan, Pelaku Naik Scoopy Hitam Striping Doraemon

Hingga kini belum ada laporan resmi ke pihak berwenang, namun sejumlah netizen mulai mengingatkan agar masyarakat lebih waspada terhadap modus seperti ini yang memanfaatkan empati demi keuntungan pribadi.

 

Editor : Wiwin Meliana
#bali #donasi #tertipu #sakit #anak kecil #masker