BALIEXPRESS.ID - Pemerintah Jawa Barat kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak banjir di wilayah Karangligar.
Melalui program pembangunan rumah panggung, sebanyak 300 unit rumah akan dibangun untuk warga yang sebelumnya tinggal di rumah tembok dan berada di kawasan rawan banjir.
Dalam pengumuman yang disampaikan kepada warga, dijelaskan bahwa rumah-rumah warga yang memenuhi kriteria akan diubah dari rumah tembok menjadi rumah panggung guna mengantisipasi potensi banjir yang kerap terjadi, terutama saat debit air Sungai Cibeet meningkat.
Warga yang ingin mendapatkan bantuan ini diminta untuk segera mendaftarkan diri melalui RT dan RW setempat.
Data yang terkumpul akan menjadi acuan pemerintah desa dalam menentukan penerima bantuan.
Kepala Desa, Camat, hingga Bupati telah menyatakan kesiapan mereka dalam mendukung penuh program ini.
"Kami akan mengikuti data yang disampaikan oleh RT dan RW. Kepala desa, camat, hingga bupati sudah siap mendukung. Harapannya, rumah panggung ini bisa memberikan perlindungan yang lebih baik bagi warga," ujar salah satu tokoh masyarakat dalam pertemuan warga.
Program ini juga sejalan dengan proyek pembangunan Bendungan Cibeet yang tengah berlangsung.
Diharapkan, kombinasi dari pembangunan infrastruktur dan adaptasi hunian warga akan mengurangi risiko bencana banjir di masa mendatang.
Dengan adanya pembangunan rumah panggung ini, warga Karangligar diimbau untuk tetap bersabar, saling mendukung, dan terus menjalin komunikasi dengan pihak-pihak terkait.
"Semoga ke depannya Karangligar bisa terbebas dari banjir dan warganya hidup lebih aman dan nyaman," tutup pernyataan tersebut. (*)
Editor : Nyoman Suarna