BALIEXPRESS.ID - Proses pendaftaran online Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA/SMK Tahun Ajaran 2025/2026 di Bali memasuki hari kedua dengan lancar.
Hingga Selasa, 1 Juli 2025, tercatat sebanyak 62.205 calon siswa telah mengajukan pendaftaran melalui seluruh jalur yang tersedia.
Kepala UPTD Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Luh Made Seriarningsih, S.Kom., MAP., menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB sejauh ini berjalan tanpa hambatan teknis. Namun, sebagian besar kendala justru berasal dari calon peserta sendiri.
Baca Juga: DPRD Bali Gelar Rapat Paripurna, Gubernur Bali Jawab Pandangan Umum Fraksi
"Hari ini (kemarin) lancar, kendala teknis tidak ada, kebanyakan permasalahan yang ada karena kesalahan calon murid saat memilih kelompok pilihan, menginput nilai rapor, mengisi tanggal KK, dan sebagainya," ungkapnya, Selasa (1/7).
Dalam dua hari pelaksanaan, pengajuan pendaftaran mencapai total 62.205 calon siswa.
Rinciannya, pada hari pertama (30 Juni 2025) tercatat 46.043 pendaftar, dan bertambah 16.162 pendaftar pada hari kedua (1 Juli 2025).
Baca Juga: Nyoman Parta Nilai Putusan MK 135 Timbulkan Konflik Norma Konstitusional
"Proses pendaftaran adalah proses yang masuk dalam sistem dalam proses siswa melakukan rangkaian proses pendaftaran. Termasuk semisal siswa mendaftar di lebih dari 1 jalur," jelasnya lebih lanjut.
Untuk diketahui, masa pendaftaran SPMB secara daring akan berlangsung hingga 4 Juli 2025.
Disdikpora Bali juga telah membuka posko layanan SPMB guna membantu peserta jika mengalami kendala dalam proses pendaftaran.
Baca Juga: Tragedi Mencekam: Seorang Nenek Meninggal Dunia Usai Saksikan Cucu Dianiaya Geng Motor!
Tahun ini, sebanyak 65.197 lulusan SMP di seluruh Bali diperkirakan akan mengikuti SPMB.
Sementara itu, daya tampung SMA/SMK baik negeri maupun swasta mencapai 93.126 kursi.
Jumlah tersebut terdiri atas 53.322 kursi di sekolah negeri dan 39.804 kursi di sekolah swasta.(***)
Editor : Rika Riyanti