BALIEXPRESS.ID-Kondisi memprihatinkan terlihat di salah satu titik perairan wilayah Tuban, tepatnya di bawah Jalan Tol Bali Mandara.
Baca Juga: TRAGIS! Kronologi Maut Mobil Boks Tabrak Truk Muat Tebu, Sopir Tewas di Tempat
Pada Selasa (1/7/2025), tumpukan sampah terlihat mengapung dan menumpuk di perairan tersebut, mencemari kawasan yang dikenal sebagai jalur wisata dan akses strategis di Bali.
Dalam unggahan akun Instagram @kutaselatan.news pada Rabu, 2 Juli 2025.
Banyaknya sampah yang mencemari perairan ini disinyalir merupakan dampak dari musim angin timuran, yang kerap membawa sampah laut dari berbagai arah ke pesisir dan perairan sekitar Pulau Bali.
Menurut pengamatan di lapangan, jenis sampah yang mendominasi meliputi plastik sekali pakai, styrofoam, kayu, serta limbah rumah tangga lainnya.
Kondisi ini tidak hanya merusak ekosistem laut, namun juga mengganggu estetika kawasan serta aktivitas warga dan nelayan setempat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penanganan langsung di lokasi.
Unggahan tersebut menuai berbagai komentar dawi warganet di media sosial.
“Fokus total ke politik ,yg begini ga ada yg ngurus,” tulis akun @gus.am
“Dari Parkiran Kampoeng Kepiting, Masuk Jalan "akhir kehidupan",” tulis akun @hanif_agusdc
“Dalem Kampoeng kepiting ni,” tulis akun @sukayasa_antara185
Editor : Wiwin Meliana