BALIEXPRESS.ID- Jalan nasional jalur Denpasar–Gilimanuk yang jebol di depan Pasar Bajera, Selemadeg, Tabanan, terus menuai sorotan publik.
Kali ini, Senator DPD RI Arya Wedakarna (AWK) turut menanggapi kondisi darurat tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Baca Juga: Diduga Ada Proyek Fiktif, Dinas Pariwisata Klungkung Diperiksa Internal, Ini Modusnya
“Dengan jebolnya jalan jalur Dps–Gilimanuk di BAJERA yang mengakibatkan jalur ke Bali Barat LUMPUH, Senator RI AWK meminta kepada GUBERNUR dan DPR RI serta DPD RI sama–sama mendesak pemerintah PUSAT segera realisasikan JALAN TOLL Gilimanuk–Mengwi seperti master plan baik lewat skema APBN atau APBD.” tulis AWK dalam keterangan unggahannya, dikutip Selasa, 8 Juli 2025.
Dalam unggahan yang sama, AWK menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat, khususnya Presiden RI, untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur di Bali.
“Bali darurat infrastruktur. Semua ini HANYA bisa terwujud dengan BANTUAN PRESIDEN RI.” lanjutnya.
Baca Juga: Status Awas! Gunung Lewotobi Erupsi Eksplosif, Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius 7 Km
Pernyataan AWK ini langsung mendapat tanggapan dari warganet. Beberapa mengeluhkan lambatnya penanganan sejak tanda-tanda kerusakan mulai terlihat.
“Udh lama tanda2 jebol tp lambat penanganan sampai akhirnya terputus slow respon.” ketik akun @dewaadisaputra.
“Kmrin mlem hmpir nginep di Gitgit, macet parah.” ujar akun @sumerta_imanuel.
Sebagian netizen juga mempertanyakan kelayakan jalur alternatif yang saat ini diarahkan untuk kendaraan berat seperti truk dan bus.
“Yang jadi pertanyaan amankah truck dan bus besar lewat jalur Gitgit karena tonase yang besar untuk trucknya.” tulis akun @jikwah_negaroa.
Baca Juga: Pohon Beringin Tumbang di Bongkasa Badung, Timpa Warung dan Putuskan Aliran Listrik PLN
“Bisa ga jik perbaikan jalan tu seperti di Jepang/China jika ada darurat seperti jalan jebol ables langsung ditangani perbaikan ga sampai beberapa hari sudah kelar.” tulis akun @dwitya_wisesa.
Ada pula warganet yang menilai pembangunan tol memang perlu, meskipun tetap memberi catatan kritis terhadap solusi yang diusulkan.
“Dengan kejadian dg kapal penyebrangan yg gagal nyebrang dan jalan provinsi yg selalu bermasalah, jembatan dan jalan tol adalah solusinya, setuju? Kalau sy hanya komen aja, solusi kedua-duanya sy tdk setuju.” tulis akun @ari_pranaindra.
Editor : Wiwin Meliana