BALIEXPRESS.ID – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPerkim) Kabupaten Bangli menganggarkan dana sebesar Rp18,5 miliar untuk perbaikan jalan pada tahun ini.
Namun anggaran yang tertuang dalam APBD 2025 itu belum mencukupi untuk menangani seluruh kerusakan jalan yang ada.
Sekretaris PUPRPerkim Bangli, Putu Dedy Upariawan, menjelaskan bahwa anggaran tersebut mencakup penyusunan detail engineering design (DED), pekerjaan rekonstruksi, dan pengawasan.
Lokasi perbaikan tersebar di empat kecamatan, dengan nilai anggaran per paket bervariasi dan tertinggi mencapai Rp3,3 miliar.
“Anggaran tersebar merata di semua kecamatan, tetapi Kecamatan Kintamani terlihat mendapat porsi paling banyak karena wilayahnya paling luas,” ujar Dedy saat ditemui pada Selasa (8/7/2025).
Ia menambahkan, sebelumnya anggaran perbaikan jalan sempat dirancang lebih besar, yakni Rp26,5 miliar tahun ini.
Jumlah tersebut dirasionalisasi sekitar Rp8 miliar. Rasionalisasi ini menyusul terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025.
Melihat masih banyaknya jalan di Bangli yang perlu mendapat perbaikan, dinas setempat berencana mengusulkan tambahan anggaran pada perubahan APBD 2025.
Selain itu, PUPRPerkim juga telah merancang kebutuhan anggaran perbaikan jalan untuk APBD 2026. Jumlahnya jauh lebih besar, yakni Rp73.359.300.000.
“Itu masih rancangan, nanti dibahas lebih lanjut sambil melihat ketersediaan anggaran,” pungkasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan