BALIEXPRESS.ID - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Bali menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada Kamis (10/7) di Kantor DPW NasDem Bali.
Dalam pertemuan ini, NasDem menegaskan komitmennya untuk memperkuat posisi politik di Bali dengan menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif serta mengusung calon kepala daerah pada Pilkada 2029 mendatang.
Ketua DPW NasDem Bali, I Nengah Senantara, mengatakan Rakorwil kali ini menjadi ajang konsolidasi dan evaluasi menyeluruh pasca Pemilu 2024.
Baca Juga: Bikin Resah Warga! Empat Motor Dicuri di Denpasar Selatan, Dua Pelaku Didor Polisi
Pertemuan ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Rakernas Partai NasDem yang akan digelar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada 8–10 Agustus mendatang.
“Isinya Rakorwil minta penjelasan Ketua DPD NasDem kabupaten/kota seperti apa mapping suara tentunya dan rencana ke depan dan Partai NasDem mau dibawa kemana,” kata Senantara.
Dalam forum tersebut, Senantara menekankan pentingnya perbaikan di internal partai sebagai langkah awal untuk mendongkrak elektabilitas dan menambah jumlah kursi legislatif.
“Ada planning juga punya kepala daerah. Yang jelas ada garis partai. Kursi anggota dewan naik dan ada planning mengkondisikan supaya ada maju Pilkada,” ungkapnya.
Evaluasi hasil Pileg 2024 menunjukkan sejumlah catatan penting bagi NasDem Bali.
Meski ada beberapa daerah yang menunjukkan tren positif, partai juga mengalami penurunan suara dan kehilangan kursi di beberapa kabupaten strategis.
“Ada tiga kabupaten tidak ada kursi dewan, yakni Jembrana, Tabanan dan Badung. Awalnya tiga di Tabanan kami tidak beruntung hilang semuanya. Badung awalnya satu hilang,” jelasnya.
Namun, Senantara juga mencatat capaian yang menggembirakan, seperti keberhasilan NasDem memperoleh kursi di Gianyar untuk pertama kalinya.
“Tapi syukur di bawah kendali saya saat mencalonkan diri Gianyar bisa pecah telor. Saya habis-habisan di Gianyar bisa pecah telor karena awalnya kosong di sana,” ujarnya.
Baca Juga: Dishub Sudah Prediksi Jalan di Pasar Bajera Bermasalah, Kini Truk Gede Tak Bisa Kirim Barang ke Bali
Ia juga menyoroti Buleleng yang mengalami peningkatan suara, meskipun wilayah tersebut merupakan basis kuat PDIP.
Sebaliknya, di Karangasem terjadi penurunan suara dalam Pileg, namun NasDem mampu memenangkan Pilkada melawan petahana dari PDIP.
“Ini yang ingin diperjuangkan daerah lain. Karena perkembangan perpolitikan dinamika sangat dinamis,” tegasnya.
Melalui Rakorwil dan Rakernas, diharapkan ada peningkatan signifikan terhadap kekuatan Partai NasDem di Bali, terutama dalam hal perolehan kursi DPRD tingkat I dan II.
Oleh karena itu, DPW NasDem Bali akan melakukan evaluasi terhadap DPD kabupaten/kota, khususnya yang kehilangan kursi atau belum berhasil menempatkan kader di parlemen.
Senantara menyatakan dirinya akan membawa gaya kepemimpinan yang berbeda dibandingkan ketua sebelumnya, dengan menekankan keterbukaan dan partisipasi kolektif dalam menentukan arah partai.
Baca Juga: Aksi Sosial Maxim Cargo: 50 Paket Makanan Dibagikan untuk Warga Denpasar
“Tentu saya meminta pendapat pada pengurus DPW. Harapannya masukan DPD-DPD karena kami terbuka. Beda Ketua NasDem dulu dengan sekarang,” ucapnya.
Sebagai anggota Komisi VI DPR RI, Senantara juga menegaskan keterbukaan partai terhadap berbagai aspirasi demi mendorong perkembangan NasDem di Bali.
Ia akan merekrut tokoh-tokoh potensial, baik dari kalangan internal maupun eksternal partai, untuk memperkuat basis dukungan.
“Jelas (perekrutan) di internal dan eksternal. Eksternal macam sumber. Barangkali mantan dewan atau dewan yang belum beruntung di partainya. Atau orang-orang baru itu bagian perjuangan Partai NasDem itu planning saya,” tandasnya.(***)
Editor : Rika Riyanti