Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ancaman Bom di Grup Facebook Bali Viral, Ini Kronologi dan Tanggapan Warganet

Wiwin Meliana • Selasa, 15 Juli 2025 | 15:55 WIB

Viral di media sosial facebook ancaman bom Bali
Viral di media sosial facebook ancaman bom Bali

BALIEXPRESS.ID-Media sosial kembali diguncang oleh sebuah komentar bernada ancaman yang ditulis oleh seorang pengguna Facebook dalam grup terbuka bernama @DRIVER GOCAR BALI.

Komentar tersebut memicu kegemparan publik lantaran memuat ujaran provokatif dan ancaman serius terhadap keamanan warga Bali.

Baca Juga: Pemerintah Keluarkan Aturan Ayah Harus Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Begini Alasannya!

Insiden bermula dari sebuah unggahan yang menginformasikan lokasi penjemputan untuk pengguna layanan transportasi daring di kawasan Sanur, tepatnya di depan Circle K.

Unggahan tersebut ditulis oleh akun @wahyoedie dan berbunyi: “Tempat sudah disediakan, depan atau seberang CK Sanur, salam satu aspal,” yang diunggah pada Senin (14/07/2025).

Namun, unggahan tersebut menuai berbagai reaksi, salah satunya dari akun bernama @Ahmadinejad Dan yang justru menyulut kontroversi.

Akun tersebut menyampaikan ketidakpuasannya terhadap kebijakan yang diberlakukan oleh desa adat terkait keberadaan ojek online dan lokal.

Ia mengklaim hanya akan mengikuti hukum negara yang legal dan sah.

Baca Juga: Siapa Nur Afifah Balqis? Sosok Dijuluki Koruptor Termuda, Ini Kasus yang Menjeratnya

Yang mengejutkan, komentar tersebut ditutup dengan ancaman yang dianggap mengarah pada aksi terror.

“Tinggal ditilang saja itu tugas polisi dan DLLAJ, saya kasih paham kau Kaum Bab, ini Indonesia bukan negara Bali, kita patuh aturan hukum yang legal sah, kalo memang melanggar tinggal ditindak, atau Bali mau di Bom lagi di tangkap saja,” tulisnya.

Komentar tersebut langsung menuai kemarahan warganet. Banyak pengguna media sosial yang mengecam keras pernyataan itu dan melaporkannya ke sejumlah tokoh publik, termasuk aktivis Niluh Djelantik dan anggota DPD RI I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (AWK).

Tangkapan layar komentar tersebut telah tersebar luas di berbagai platform dan menjadi viral dalam waktu singkat.

 Diduga, setelah menyadari unggahannya menuai kecaman luas, pemilik akun langsung menghapus komentar tersebut.

Baca Juga: WADUH! Curi Motor Pedagang di Pasar Badung, Pria Pamekasan Dirungkus Polsek Denbar

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum terkait tindakan atas komentar tersebut.

Namun publik mendesak agar pihak kepolisian segera menindaklanjuti karena pernyataan itu mengandung unsur ancaman serius terhadap keamanan dan ketertiban.

Editor : Wiwin Meliana
#bali #bom #Komentar #ancaman