Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tak Hanya Jalan Rusak, Warga Pesedahan Curhat Sederet Masalah ke DPRD Karangasem

I Wayan Adi Prabawa • Kamis, 7 Agustus 2025 | 14:17 WIB
DPRD Karangasem  I Nyoman Sumadi reses di Desa Pesedahan, Kecamatan Manggis, Selasa (5/8/2025).
DPRD Karangasem I Nyoman Sumadi reses di Desa Pesedahan, Kecamatan Manggis, Selasa (5/8/2025).

BALIEXPRESS.ID- Kegiatan reses anggota DPRD Karangasem dari Dapil III, I Nyoman Sumadi, disambut antusias ratusan warga Desa Pesedahan, Kecamatan Manggis, pada Selasa (5/8/2025).

Bertempat di Balai Banjar setempat, warga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan berbagai keluhan dan usulan secara langsung.

Isu perbaikan infrastruktur menjadi topik utama yang disuarakan. Warga menyoroti kondisi jalan yang rusak di sejumlah titik, seperti jalur Pesangkan–Ketug, Manggis–Selumbung, dan akses menuju Depo Manggis hingga Seraya–Antiga.

Mereka juga mengeluhkan kurangnya penerangan jalan, khususnya di jalur Apit Yeh menuju Selumbung.

Tak hanya infrastruktur, bidang kesejahteraan dan pendidikan turut menjadi perhatian.

Warga meminta agar program bantuan sosial seperti bedah rumah dan perbaikan rumah tidak layak huni bisa diperluas.

Sementara dari sektor pendidikan, sejumlah guru dan perwakilan sekolah mengusulkan pengadaan perangkat teknologi seperti laptop dan Chromebook, perbaikan ruang kelas, pembangunan laboratorium, serta penyediaan tembok penyengker.

Kekurangan tenaga pendidik juga diangkat dalam pertemuan tersebut. Warga berharap agar guru-guru relawan yang selama ini mengabdi bisa mendapatkan dukungan finansial, setidaknya melalui pengelolaan dana BOS.

Menanggapi hal ini, Nyoman Sumadi menyatakan akan menindaklanjuti seluruh aspirasi warga.

Ia memastikan bahwa beberapa program hibah dan bantuan yang sempat diusulkan sebelumnya kini mulai terealisasi, sementara sisanya tengah menunggu proses verifikasi.

“Apa yang disampaikan masyarakat hari ini menjadi bahan penting bagi kami untuk diperjuangkan,” tegas Sumadi di hadapan sekitar 250 peserta yang hadir.

Ia juga menjelaskan bahwa prioritas anggaran Pemkab Karangasem saat ini masih terfokus pada penanganan krisis air bersih.

Menurutnya, kebutuhan air menjadi persoalan mendesak yang tengah dikebut penyelesaiannya oleh pemerintah daerah dalam dua tahun terakhir.

“Kita semua tahu kebutuhan air bersih sangat mendesak di banyak wilayah. Maka, prioritas anggaran masih banyak diarahkan ke sana, sambil tetap memperjuangkan usulan-usulan masyarakat lainnya,” jelasnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#DPRD Karangasem #Jalan Rusak #sekolah rusak #Reses