Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Emosi Ayah Prada Lucky Meledak, Kodam Udayana Bilang Begini

Nyoman Suarna • Minggu, 10 Agustus 2025 | 17:34 WIB
Waka Pendam IX/Udayana Letkol Inf. Amir Syarifudin memberikan keterangan kepada awak media di Makodam Udayana Denpasar, Bali, Jumat (8/8).
Waka Pendam IX/Udayana Letkol Inf. Amir Syarifudin memberikan keterangan kepada awak media di Makodam Udayana Denpasar, Bali, Jumat (8/8).

BALIEXPRESS.ID – Kodam IX/Udayana menilai kemarahan Sersan Mayor (Serma) Kristian Namo, ayah almarhum Prada Lucky Chepril Saputra Namo, merupakan hal wajar.

Pasalnya, sang ayah yang juga prajurit TNI itu baru saja kehilangan putra tercintanya dalam kasus dugaan penganiayaan di barak.

“Kalau ayah korban marah itu wajar, karena beliau orang tua. Kita memahami itu. Siapa pun akan begitu,” ujar Wakil Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana, Letkol Infanteri Amir Syarifudin di Denpasar, Bali, Sabtu (9/8).

Baca Juga: Penyebab Tewasnya Prajurit Kodam Udayana Mulai Terkuak: Ibu Prada Lucky Ungkap Fakta Mengejutkan

Serma Kristian Namo, prajurit aktif yang berdinas di Kodim 1627/Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, tak kuasa menahan amarah saat menjemput jenazah anaknya di RSUD Aeramo, Nagekeo, pada Rabu (6/8).

Ia mengutuk keras dugaan kekerasan yang dilakukan sejumlah prajurit TNI terhadap putranya, yang berujung maut.

Peristiwa tragis ini terjadi di Batalyon Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere, Kabupaten Nagekeo, tempat Prada Lucky berdinas.

Baca Juga: Enam Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun, Delapan Orang Dilarikan ke Rumah Sakit: Diduga Sopir Truk Trailer Jadi Pemicu

Dugaan penganiayaan tersebut membuat korban kritis hingga dirawat selama empat hari di RSUD Aeramo sebelum akhirnya meninggal pada Rabu (6/8) pukul 10.30 Wita.

Letkol Amir menyebut pihaknya telah berkomunikasi dengan Serma Kristian untuk menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada tim yang dibentuk Kodam Udayana.

“Kita sudah komunikasi, dan beliau menyerahkan kepada kami selaku institusi militer. Beliau tahu prosedurnya,” katanya.

Baca Juga: Sekolah di Nusa Penida Didorong Aktif Ajukan Proposal untuk Tingkatkan Fasilitas

Prada Lucky baru resmi bergabung dengan TNI AD pada Mei 2025 dan ditempatkan di Nagekeo usai menyelesaikan pendidikan di Buleleng, Bali. Usia pengabdiannya di TNI baru menginjak dua bulan sebelum nyawanya terenggut. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#ayah #Kodam Udayana #Prada Lucky #prajurit