Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Gubernur Koster Tanggapi Isu Saling Serang yang Menyeret Putri Koster di Medsos

Rika Riyanti • Senin, 11 Agustus 2025 | 19:06 WIB

Ni Putu Putri Suastini Koster, istri Gubernur Bali terpilih, Wayan Koster.
Ni Putu Putri Suastini Koster, istri Gubernur Bali terpilih, Wayan Koster.

 

BALIEXPRESS.ID – Polemik kebijakan larangan pembuangan sampah organik ke TPA Suwung yang mulai berlaku 1 Agustus 2025 terus bergulir.

Kebijakan yang tertuang dalam Surat Gubernur Bali Nomor B.24.600.4/3664/PSLB3PPKLH/DKLH tertanggal 23 Juli 2025 itu merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) tertanggal 23 Mei 2025.

Sejak aturan diberlakukan, warga Denpasar dan Badung disebut kelimpungan dalam mengelola sampah.

Baca Juga: Sidak di Berawa, Koster: Kalau Sesuai Aturan, Nggak Perlu “Backup” Siapa-Siapa

Perdebatan di media massa dan media sosial pun memanas, bahkan menyeret akun yang diduga milik istri Gubernur Bali, Ni Putu Putri Suastini, dan mantan Komisioner KPU Pusat, I Gusti Putu Artha.

Perseteruan yang bermula dari adu argumen di akun Facebook Luh Riniti pada 6 Agustus 2025 itu kini meluas.

Dengan banyak postingan di Facebook maupun Instagram yang dinilai menyudutkan istri Gubernur Bali hingga mengarah pada tindakan perundungan.

Baca Juga: Sidak Mendadak di Berawa: Koster dan Adi Arnawa Tinjau Beach Club hingga Resort Baru

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan bahwa persoalan itu bersifat pribadi.

"Itu urusan personal," kata Koster saat diwawancar di Kantor Gubernur Bali, Senin (11/8).

Ia menambahkan, pihak yang gemar menyerang orang lain di media sosial harus siap menerima perlakuan serupa.

Baca Juga: Denny Siregar Sindir Kejaksaan soal Silfester yang Tak Kunjung Ditahan: Segitu Takutnya?

 "Intinya kalau suka membully orang ya siap dibully, sudah gitu saja," tegasnya.(ika)

Editor : Rika Riyanti
#wayan koster #Putri Suastini Koster #TPA Suwung #sampah