Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Papua Makin Maju! Pemerintah Pusat Turun Langsung Perkuat Ekonomi dan Gizi

I Putu Suyatra • Rabu, 13 Agustus 2025 | 13:48 WIB

Stop Retorika HAM, Saatnya Fokus pada Pembangunan Papua
Stop Retorika HAM, Saatnya Fokus pada Pembangunan Papua

BALIEXPRESS.ID —Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen kuat untuk memajukan Papua dengan langsung berinteraksi dengan masyarakat. Pertemuan penting di Nabire, Papua Tengah, menjadi momentum bersejarah yang menyatukan berbagai tokoh adat, agama, masyarakat, hingga perwakilan organisasi untuk mempercepat pembangunan dan pemberdayaan. 

Program Unggulan untuk Masa Depan Papua yang Cerah

Acara yang mengusung tema "Papua Bersatu, Indonesia Maju: Menuju Generasi Sehat, Ekonomi Mandiri, dan Kampung Terpadu" ini tidak hanya dihadiri secara fisik oleh perwakilan dari Papua Tengah, tetapi juga secara daring oleh seluruh provinsi di Tanah Papua.

Sejumlah pejabat penting turut hadir, termasuk Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) M. Herindra, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Desa PDTT Yandri Susanto, dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Kehadiran mereka menegaskan keseriusan pemerintah dalam mengimplementasikan berbagai program strategis. 

Makan Bergizi Gratis: Solusi Ganda untuk Kesehatan dan Ekonomi 

Salah satu program yang menjadi sorotan adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, mengungkapkan bahwa program ini tidak hanya meningkatkan gizi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi bagi para petani dan peternak lokal.

Kepala BGN Dadan Hindayana bahkan menyebut Papua sebagai wilayah tercepat dalam realisasi MBG, dengan capaian 25% dari target. Hal ini menunjukkan antusiasme dan efektivitas program di lapangan.

Lebih lanjut, Dadan menegaskan bahwa program ini akan memprioritaskan penggunaan bahan baku lokal. "Dana yang dialirkan ke Papua akan dibelanjakan untuk bahan baku dari lokal, dimasak oleh mama-mama atau masyarakat lokal," ujarnya. Langkah ini memastikan perputaran uang tetap berada di desa, menggerakkan roda ekonomi masyarakat secara langsung. 

Koperasi Desa Merah Putih: Pilar Ekonomi Mandiri 

Selain gizi, sektor ekonomi desa juga menjadi fokus utama. Papua Tengah mencetak prestasi gemilang sebagai provinsi pertama di Papua yang berhasil membentuk 100% Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh desa/kelurahan.

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mengapresiasi pencapaian ini, menekankan bahwa KDMP bukan sekadar motor penggerak ekonomi, melainkan juga pilar kemandirian desa. "Saya berharap koperasi di Papua ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain," tuturnya. 

Dana Desa dan TEKAD: Membangun Indonesia dari Papua 

Menteri Desa PDTT Yandri Susanto menegaskan bahwa membangun kampung di Papua sejatinya adalah membangun Indonesia. Dengan alokasi dana desa yang mencapai hampir Rp6,5 triliun per tahun untuk seluruh Papua, pemerintah memastikan pembangunan merata hingga ke pelosok.

Yandri juga menyoroti program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) dan KDMP sebagai inisiatif strategis yang memastikan perputaran uang terjadi di desa, dinikmati langsung oleh masyarakat. 

Dukungan Penuh dari Masyarakat Adat 

Kepala Suku Nabire, Melkisedek Rumawi, menyambut baik program-program ini, khususnya MBG. Ia menekankan pentingnya pemenuhan gizi bagi anak-anak adat agar mereka tumbuh sehat, berpendidikan, dan kelak mampu menjadi pemimpin di Indonesia.

Komitmen pemerintah yang kuat, didukung oleh respons positif dari masyarakat dan tokoh adat, menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan Papua kini memasuki babak baru yang lebih inklusif dan berkelanjutan.***

 

Editor : I Putu Suyatra
#papua